PENGARUH DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SALURAN KOMUNIKASI POLITIK DALAM MEMBENTUK OPINI PUBLIK

Haidir Fitra Siagian

Sari


Saluran komunikasi merupakan salah satu bagian yang amat penting dalam konteks komunikasi politik. Dalam komunikasi massa terdapat media sosial yang dapat dijadikan sebagai penghubung antara komunikator politik dengan khalayak. Sebagai saluran komunikasi politik, media sosial memiliki kekuatan memberikan pengaruh dan menentukan perilaku politik, karena media sosial dapat berperan dalam membentuk opini publik. Pengelolaan opini publik yang baik, memiliki peran dalam memenangi satu pertarungan untuk memperoleh pengaruh dari kalangan masyarakat. Bagi kekuatan politik yang akan ikut bertarung dalam pemilihan umum, seperti dalam pemilihan presiden, kepala daerah dan anggota legislatif, penting untuk memanfaatkan media sosial secara efesien dan efektif untuk menyampaikan pesan-pesan politiknya. Melalui media sosial, substansi pesan-pesan politik lebih cepat dan mudah dicerna oleh khalayak, sebab setiap saat khalayak dapat mengakses informasi tanpa halangan dan batas geografis. Media sosial juga sangat efektif digunakan sebagai media komunikasi khususnya dalam memberikan informasi dan menerima umpan balik dari khalayak. Umpan balik dari khalayak dapat mendekatkan dan merapatkan hubungan antara komunikator politik dengan masyarakat. Terlebih lagi dewasa ini, penggunaan media sosial di kalangan masyarakat semakin populer dan berkembang, hingga ke pelosok pedesaaan. Sehingga dengan kemasan informasi yang baik, khalayak akan mudah memahami pesan-pesan politik yang disampaikan oleh komunikator politik. Pada akhirnya, melalui penyampaian pesan-pesan politik yang tepat dan dilakukan secara efektif akan mampu menarik simpati masyarakat sehingga mereka akan menerima maksud yang diinginkan oleh komunikator politik.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Apter, David E. Pengantar Analisa Politik. (Pustaka LP3ES : Jakarta, 1996).

Arifin, Anwar. Opini Publik. (Jakarta: Penerbit Pustaka Indonesia, 2008).

Gatara, dan Moh. Dzulkiah Said. Sosiologi Politik. Konsep dan Dinamika Perkembangan Kajian. (Bandung: CV. Pustaka Setia, 2007).

Hamad, Ibnu. Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa (Studi Pesan Politik Dalam Media Cetak Pada Masa Pemilu 1999). (Makara, Sosial Humaniora, Vol. 8, No. 1, 2004).

Kusuma, Surya dan Hotman, Yon, Panduan Sukses Kampanye Pemilu 2009, (Jakarta: Pustaka Cendekiamuda, 2008).

Maarif, Ahmad Syafii. 1996. Islam dan Politik Teori Belah Bambu. (Gema Insani Press : Jakarta, 1996).

Mas’oed, Mochtar dan MacAndrews, Colin, 1987. Perbandingan Sistem Politik. (Gajah Mada University Press : Yogyakarta, 1987).

Budiardjo, Miriam. Dasar-dasar Ilmu Politik. (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008).

Mulyana, Deddy. Nuansa-nuansa Komunikasi Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. (PT Remaja Rosdakarya : Bandung, 1999).

Mustafa, Siti Ezaleila. Media Sosial di Malaysia dan Indonesia: Penggunaaannya sebagai Alat Komunikasi, Kolaborasi dan Jaringan Digital (Malaysian Journal of Media StudiesVol. 15, No. 2, 2013).

Nimmo, Dan. Komunikasi Politik (Komunikator, Pesan dan Media). Terjemahan oleh Tjun Surjaman. (Bandung : Remaja Karya, 1989).

Siagian, Haidir Fitra. Pesan-pesan Politik Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam Media Massa dan Pengaruhnya terhadap Perilaku Politik Elit Muhammadiyah di kota Makassar. (Tesis Master Sains. Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin Makassar, 2005).

Siagian, Haidir Fitra. Komunikasi Politik. Posisi Ulama sebagai Komunikator Politik. (Makassar: Alauddin University Press, 2012).

Siregar, Ashadi. Komunikasi Sosial, (Yogyakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Fisipol 1990).

Surbakti, Ramlan. Dasar-dasar Ilmu Politik. (Airlangga University Press : Surabaya, 1984).

Tamin, Indrawan dan Anom, Erman. Komunikasi Politik Media Terhadap Keselamatan Kepulauan Melayu. (Jurnal Forum Ilmiah Vol. 9 No. 3, 2012).

Yusuf, Iwan Awaluddin. Media Lokal dalam Konstelasi Komunikasi Politik di Daerah (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Vol. 14, Nomor 3: 297-316, 2011).