HEGEMONI POLITIK DALAM DISKURSUS PEMILIHAN KEPALA DAERAH DI SULAWESI SELATAN TAHUN 2013

Laode Muhammad Umar

Sari


Penelitian ini menunjukkan bahwa pada Pemilukada Sulsel 2013, pasangan calon cendrung
menjadikan media lokal sebagai instrumen kampanye politik, Harian Rakyat Sulsel lebih
berpihak kepada SYL, sedangkan praktek ekonomi politik Harian Rakyat Sulsel, memiliki
kecendrungan relasi terhadap elit politik dan partai politik tertentu, proporsi pemberitaan
bersifat tendensius serta pemilihan nara sumber cendrung berprofesi politisi dibandingkan
akademisi yang lebih netral dan kecendrungan konstruksi Harian Rakyat Sulsel terhadap
perilaku pemilih menampilkan ikatan etnisitas paket SAYANG pada segmentasi pemilih
primordialisme, program unggulan SAYANG pada segmentasi pemilih rasional kalkulatif
dan kedekatan dengan tokoh masyarakat, komunitas relawan dan kelompok sosial pada
segmentasi pemilih emosional dan sosial pada Pilgub 2013.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bungin, Burhan. 2008. Konstruksi Sosial Media Massa. Prenada Media Group. Jakarta.

Eriyanto. 2008. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. LkiS. Yogyakarta.

Hamad, Ibnu. 2004. Konstruksi Realitas Politik Dalam Media Massa: Studi Pesan Politik

Dalam Media Cetak Pada Masa Pemilu 1999. Riset Departemen Ilmu Komunikasi

Universitas Indonesia. Jakarta.

Kristeva, Santoso. 2011. Negara Marxis & Revolusi Proletariat. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Subiakto H, Ida R. 2014. Komunikasi Politik, Media Dan Demokrasi. Prenadamedia Group.

Jakarta.

Zuhdhi, Ibrahim. 2012. Nepotisme „ala‟ Reformasi: Pelanggengan Kuasa Orba Lewat

Sekongkol Bisnis Politik. Lembaga Studi Dan Advokasi Masyarakat (ELSAM).

Jakarta.

Mosco, Vincent. 1996. The Political Economy Of Communication: Rethinking and Renewal.

London: Sage Publications, Inc.

Efriza. 2012. Political Explorer sebuah kajian ilmu politik. Bandung : Alfabeta

Nursal, Adman. 2004. Political Marketing: Strategi Memenangkan Pemilu. Gramedia Pustaka

Utama. Jakarta.