Ridha dalam Konteks Pedagogik (Relevansi antara Nilai dengan Implementasi Pembelajaran)

Hamzah S. Fathani

Sari


التجريدى

الرضى عند رأى العام هو كون شعور الحبّ و السّرور و السّمحة و الرّضى المنشوئة من الحزبَين المتفاعلين بينهما واشتراكهما التعاونى و الاتفاق.  كان الرضى طالعا فى أنحاء الحياة الإنسانية متصلة بأشياء قطعية و لا بأشياء سلبية. كثير من الايات القرآنية يتحدث عن الرضى و كلها يتضمن المعانى المتعددة : الحبّ و السّرور و السّمحة و الرّضى كما ذُكِرَ سابقا. متصلة بتربية و شئون تدريس، الرضى متجاول بين المدرسين و الطلاب و أظهر عندما عملية التدريس يقوم بها المدرسون فى الفصل. على حسب علم النفس (psikologi)، المدرس و الطالب يتعارفان و يتعاطفان أن الرضى قد استرك فى عملية التدريس ولو لا يظهرانه فى قولهما إظهارا جليا. الرضى عند المدرسين و الطلاب احد عامل النجاح من عوامل النجاح الأخرى. نجاح الطلاب فى تعلّمهم هو نجاح المدرسين فى تعليمهم او فى عملية مهنتهم التعليمية. ولذلك كان الرضى مكوّنا على الإبعاد الأربعة: سبب نشأة الرضى مثل اخلاق الطالب المحمودة و ابتداء الرضى من المدرس إلى الطالب  و اتجاه الرضى هو مادة التعلم التى يرضاها الطلاب و تركيز الرضى هو نجاح الطلاب على فهم مادة التعليم والتدريس.

Abstrak

Secara umum, ridha dipahami sebagai perasaan suka, senang, perkenan atau kerelaan,  dan ketulusan yang bersumber dari dua pihak yang berinteraksi atau sedang menjalin kerjasama dan kesepakatan. Ridah dapat terjadi pada seluruh lini kehidupan yang dijalankan secara positif. Dalam Al-Qur’an, banyak ayat tentang ridha dinyatakan dalam berbagai bentuk kata, yang semuanya mengandung makna rela, suka, senang hati, dan perkenan serta kutulusan. Dalam konteks pendidikan, ridha terjadi antara guru sebagai pendidik dan siswa sebagai peserta didik. Ridha di antara keduanya tergambar dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Secara psikologis, baik guru maupun siswa saling mengetahui dan merasakan bahwa “ridha atau tidak ridha” telah ada menyertai kegiatan mereka meskipun tidak menyatakannya secara tegas. Perasaan ridha yang menyertai kegiatan pembelajaran menjadi salah satu faktor keberhasilan, baik bagi guru maupun siswa. Keberhasilan siswa dalam belajar sekaligus merupakan keberhasilan guru dalam menjalankan tugas dan profesinya. Dengan demikian, ada empat dimensi ridha yakni, penyebab terjadinya ridha seperti senang terhadap sikap dan perilaku siswa, subjek rida seperti guru terhadap siswa atau siswa terhadap guru, objek ridha seperti materi pelajaran yang disenangi siswa, dan konsekwensi ridha keberhasilan memahami materi pembelajaran.


Kata Kunci


Ridha; Pedagogik; Nilai; Pembelajaran

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Nata, H. Abuddin, Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan, Cet. VI: Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2014.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III, Cet. II; Jakarta; Balai Pustaka, 2002.

Undang-Undang Republik Indonesia tentang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003 Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 ayat 1, Cet. I; Jakarta: Sinar Grafika, 2003.

Al-Baqiy, Muhammad Fu’ad Abd, Al-Mu’jam Al-Mufahras liy Alfadz Al-Qur’an Al-Karim, Semarang Indonesia, Toha Putra, t.th.

Mujamma’ Al-Malik Fahd Li Thiba’at Al-Mush-haf Asy-Syarif Medinah Munawwarah, Terjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Indonesia, Kerajaan Arab Saudi, PO. BOX 6262, 1418 H.

Shihab, Muhammad Quraish, Tafsir Al-Qur’an Al-Karim: Tafsir atas Surah-Surah Pendek Berdasarkan Urutan Turunnya Wahyu, h. 514.

Hasbullah, Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan, Cet. I; Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999.

Dimyati dan Muljiono, Belajar dan Pembelajaran, Cet. III; Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Slameto, Belajar Dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Sanjaya, Wina, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Cet. V. Jakarta: Kencana, 2008.

Nasution, S, Didaktik Asas-Asas Mengajar, Cet. II; Jakarta; Bumi Aksara, 2000.

Naim, Ngainun, Menjadi Guru Inspiratif: Mamberdayakan dan Mengubah Jalan Hidup Siswa, Cet. V; Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.

Wahyoedi, Pendekatan dalam Pembelajaran, Jakarta; Pusat Pengkajian dan Pengembangan IPTEK, 1999.

Ali, Atabik dan Ahmad Zuhdi Mudlor, Kamus Karabyak Al-‘Ashriy Arabiy-Indonesia, Cet. XI; Yogyakarta: Multi Karya Grafika.

Hamzah, Muhammad Masnur, Arab-Melayu-Inggris Qamusika: Kamus Klasik Kontemporer Cet. II; Cairo: Qomusika, 2013.

Zakariyah, Abu Al-Husain Ahmad Ibnu Faris Ibnu, Mu’jam Maqayiz Al-Lughah, Juz III, Baerut: Dar Al-Fikr, t.th.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III, Cet. II; Jakarta; Balai Pustaka, 2002).

Abdurrahman H, Pengelolaan Pembelajaran, Ujungpandang; IAIN Alauddin Ujungpandang, 1990.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Jurnal Shaut al Arabiyah telah terindex di :