Workshop Penguatan Peran Reviewer Jurnal Adabiyah

Ruang Senat FAH, (19/04/18). Jurnal Adabiyah (JAd) sejak tahun kemarin telah membenahi tata kelola jurnal dengan menyesuaikan dengan pedoman standar akreditasi jurnal online Kemenristekdikti. Sejak tahun lalu juga, jurnal ini meningkat menjadi jurnal peer-reviewed, yakni jurnal yang menerapkan proses penyaringan artikel dengan melibatkan para pakar guna menghasilkan publikasi yang bermutu dan berkualitas. Mengelola jurnal ilmiah yang peer-reviewed seperti ini tidaklah mudah, dibutuhkan relasi dan komunikasi yang kuat dalam menjalankannya.

Bertempat di Ruang Senat FAH UIN Alauddin Makassar, Jurnal Adabiyah mengundang seluruh reviewernya dan juga beberapa dosen FAH yang tertarik untuk mengikuti kegiatan workshop "Penguatan Peran Reviewer Jurnal Adabiyah". Pada kegiatan ini, Managing Editor & IT Support JAd, Zaenal Abidin dan Taufiq Mathar diberi kesempatan oleh Dr. H. Barsihannor selaku Editor in Chief JAd untuk memberikan materi seputar workshop tersebut. 

Para peserta diberikan penjelasan tentang; 1) apa itu jurnal peer-reviewed, 2) apa peran dan tanggung jawab reviewer jurnal, 3) bagaimana proses/mekanisme peer-reviewing, dan 4) bagaimana menjalankan fitur reviewer di OJS.

Kegiatan ini sangat penting dilakukan mengingat telah ada beberapa naskah yang diterima oleh Dewan Redaksi JAd yang rencananya akan diterbitkan pada edisi Juni 2018 ini. Beberapa peserta ada yang bersedia untuk mereview artikel yang diterima tersebut, dan sudah memahami bagaimana merapakan fitur sistem peer-reviewing pada sistem yang diterapkan oleh JAd.