K.H. Abdurrahman Wahid: Agama dan Negara, Pluralisme, Demokratisasi, dan Pribumisasi

Indo Santalia

Sari


Sosok Abdurrahman Wahid merupakan sosok yang unik dan pemikirannya tergolong tipikal. Bagi kebanyakan orang, beliau dikategorikan sebagai non-tradisionalis konservatif, bukan pula modernis Islam. Akan tetapi, dia seorang pemikir liberal, seorang pemimpin organisasi Islam berbasis tradisi, dan seorang cendikiawan inovatif yang melahirkan banyak karya intelektual; di antaranya: pemikiran mengenai hubungan agama dan Negara, pluralime, demokratisasi dan pribumisasi.


Teks Lengkap:

Download Pdf

Referensi


Al-Brebesy, Ma'mun Murod. Menyingkap Pemikiran politik Gusdur dan Amin Rais tentang Negara. Cet. I; Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999.

Baso, Ahmad. Pelesetan Lokalitas. Cet. I; Jakarta Disantara, 2002.

Esposito Jhon L. dan Jhon O. Voll. Makers of Contemporary Islam, diterjemahkan oleh Sugen Harianto, at. al, Tokoh Kunci Gerakan Islam Kontemporer. Cet. I; Jakarta: PT. Raja Garafido Persada, 2002.

Malik Dedy Djamaluddin. dan Idy Subandi Ibrahim. Zaman Baru Islam Indonesia. Cet. I; Bandung: Mizan, 1998.

Ngatawi, Al-Zastrow. Gusdur Siapasih Sampeyan. Cet. II; Jakarta: PT Glora Aksara Pratama, 1999.

Remage, Douglas E. Demokratisasi, Toleransi Agama dan Pancasila: Pemikiran Politik Abdurrahman Wahid, dalam Greg Fealy dan Greg barton, Tradisionalisme Radikal: Persinggungan Nahdlatul Ulama-Negara. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1997.

Remage, Douglas E. Demokratisasi, toleransi agama dan pancasila; pemikiran politik Abdurrahman Wahid, dalam Greg Fealy dan Greg Barton, Tradisionalisme Radikal; Persingungan Nahdatul Ulama-Negara. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1997.

Suzeno, Frans Magnis. Pembawa Bangsa Pasca Tradisional, dalam INCRES, Beyond The Symbols Jejak antropologis Pemikiran dan Gerakan Gusdur. Cet. I; Bandung; Remaja Rosda Karya, 2000.

Th. Sumartana. Penebar Pluralisme dalam INCRES, Beyond the Symbols Jejak Antropologis Pemikiran dan Gerakan Gusdur. Cet. I; Bandung: Remaja Rosda Karya, 2000.

Wahid, Abdurrahman. Tuhan tidak Perlu Dibela. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1999.

---------------------. Pergulatan Negara, Agama, dan Kebudayaan. Cet. II; Jakarta: Desantara, 2001

---------------------. Prisma Pemikiran Gusdur. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1999.

---------------------. Prisma Pemikiran Gusdur. Cet. I; Yogyakarta: LKiS, 1999.

Wawancara Wartawan Forum dengan Gusdur dengan judul "Negeri ini kaya dengan calon Presiden" dalam Tabayun Gusdur. Cet. I; Yogyakarta: LKiS; 1998.

Wawancara wartawan Matra dengan Gusdur dengan judul "Saya nomor tiga tentang suksesi NU, ICMI dan Pak Harto" dalam tabayun GusDur (Cet. I; Yoqyakata: LKiS, 1998) h. 46.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.