ANALISIS YURIDIS TERHADAP INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK YANG MELANGGAR KESUSILAAN

SIDRAWATI SIDRAWATI, JUMADI JUMADI, ASHABUL KAHPI

Abstract


Abstract

The application of the materil law on decision No.21/PID.B/2013/Pn.Sungg is correctly. Because the public prosecutor uses 3 charges : 1) Article 27 Paragraph 1 Law No.11 of  2008 about Electronic Transaction Information, 2) Article 27 Paragraph 3 Law No.11 of  2008 about Electronic Transaction Information, 3) Article 29 Juncto Article 4 Paragraph 1  point d Law No.44 of 2008 about Pornography.  However, the author hopes that the judges can impose criminal charges against the defendant by looking at the facts that arise during the court and not necessarily based on the demands of the public prosecutor. So, from this fact, He/She felt confident that the defendant could indeed be convicted or not.

 

Keywords: decency, electronic transaction, information.

 

Abstrak

Penerapan Hukum Materil pada Putusan No.21/PID.B/2013/Pn.Sungg adalah tepat. Karena jaksa penuntut umum menggunakan 3 dakwaan yaitu: 1) pasal 27 ayat 1 Undang-Undang No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi Elektronik, 2) Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, 3) Pasal 29 Jo Pasal 4ayat 1 huruf d Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Namun, Penulis berharap bahwa hakim dapat menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan melihat fakta-fakta yang timbul pada saat persidangan dan tidak serta merta berdasar pada tuntutan jaksa penuntut umum. sehingga, dari fakta tersebut, ia merasa yakin bahwa terdakwa benar dapat di pidana atau tidak.

 

Kata Kunci : Informasi, Kesusilaan, Transaksi Elektronik.


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka :

Andi, 2005. Melindungi Anak Anda Saat Berinternet, Semarang, Wahana Komputer.

A Pitlo, 1986. Pembuktian dan Daluarsa, Jakarta, Peneribit PT. Intermasa.

Eddy O.S. Hiariej, 2012. Teori dan Hukum Pembuktian, Jakarta, Erlangga.

Edmon Makarim, 2013. Notaris dan Transaksi Elektronik, Jakarta, PT.Raja Grafindo Persada.

Efa Laela Fakhirah, 2017. Bukti Elektronik dalam Sistem Pembuktian Perdata Cet. 1, Bandung, PT Refika Aditaama.

Johan Wahyudi, 2012. Dokumen elektronik sebagai bukti pada pembuktian di pengadilan, Jurnal, Surabaya, Fakultas Hukum Universitas Surabaya, Volume XVII No. 2 Tahun 2012 edisi Mei.

Muslim Mamulai, 2017. Hakikat pembuktian melalui media elektronik dalam prespektif sistem peradilan pidana Indonesia, Jurnal, Makassar, Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia, Vol. 19 No. 1 Januari-April 2017.

Rahman Syamsuddin, 2014. Merajut Hukum di Indonesia, Jakarta, Mitra Wacana Media.

Ramiyanto, 2017. Bukti alat elektronik sebagai alat bukti yang sah dalam hukum acara pidana, Jurnal, Palembang, Fakultas Hukum Universitas Sjakhyakirti Palembang, 2017.

Siswanto Sunarso, 2009. Hukum Informasi dan transaksi Elektronik, Jakarta, PT. Rineka Cipta.

Yanti Yuniar, kamus lengkap bahasa indonesia,Agung Media Mulia,2009.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.