ALI ABDUL RAZIQ KAJIAN TEOLOGIS ATAS PEMIKIRANNYA

Burhanuddin Yusuf

Abstract


Ali Abdul Razik adalah pemikir muslim yang dinilai kontroversial karena pemikiran politiknya. Hal ini terjadi karena kajiannya berbeda arus dari pemikiran tokoh-tokoh muslim sezamannya, terutama dalam hal pemerintahan Islam. Pandangan  Ali Abdul Raziq sungguh pun lebih berat menggunakan pendekatan sejarah dan logika social, suatu pendekatan yang memang jarang digunakan oleh ulama pada umumnya, namun alasan-alasan teologis dibalik itu cukup kental kelihatan untuk memahami hal terebut, pengkaji perlu lebih kritis. Kerangka berfikir Ali Abdul Raziq oleh ulama sunni umumnya dianggap cendrung melahirkan Negara sekuler, yaitu Negara yang tidak bertanggungjawab pada persoalan-persoalan  agama. Inilah yang menjadi kunci penentangan mereka kepada pemikiran ali Abdul Raziq. Ali Abdul Raziq menegaskan bahwa dari kaca mata  Al-Qur‟an  maupun Sunnah, tidak ditemukan matan yang bersifat teologis tentang adanya bentuk pemerintahan tertentu yang wajib diikuti atau diterapkan oleh umat Islam. Implikasinya adalah, Rasulullah saw cukup bijak memberi ruang kepada umatnya untuk memilih bentuk pemerintahan yang sesuai untuknya. Oleh karena itu, maka bentuk pemerintahan umat Islam dari masa kemasa tidak bersifat passif, tidak kaku, selalu up to date.

References


Abu al-A’la al-Maududy, al-Khilafah wa al-Mulk, Terjemahan Muhammad al-Baqir, dengan judul Khilafah dan Kerajaan, Cet: I; Bandung: Mizan, 1984.

Abdul Hamid Mutawalli. 1974. Mabadi’ Nizam al-Hukmi fi al-Islam, dar el Ma’arif: Kairo

Ali Abd al-Raziq. Al-Islam wa Ushul al-Hukm, Editor Muhammad ‘Ammarah, al-Muassat al-Adabiyat Li al-dirasat wa al-Nasyar, 1972.

Charles, C. Adams. Islam and Modernism in Egypt. London Oxford University Press, Humpry Milpord, 1933.

Donald Eugene Smith. Religion, Politic, and Social Change in the third world. The Free Press. New York Devision of Macmil Publishing, 1974.

D.S. Margoliuth at al. The Renaissance of Islam. Idarah-i-Adabiyat-I Delli, Qasimjan street, Delhi-6-, 1969.

Erwin I.J. Rosenthal, Islam in the Modern National, St.te Cambridge at the University press, 1991.

Harun Nasution Prof. Dr, Pembaharuan dalam Islam Sejarah Pemikiran dan gerakan, cetakan 8, Jakarta: Bulan Bintang

---------- Islam dan System Pemerintahan sebagai Perkembangan dalam Sejarah, Study Islamika, Jakarta: LP IAIN Syarif Hidayatullah, 1983.

Hakic Abdul Hameed, Islam at the Glance, alih Bahasa Drs. Ruslan Siddieq. Aspek-aspek Pokok Agama Islam, Jakarta: Pustaka Jaya, 1983.

Ibnu Khaldun, Muqaddimah. Mesir: Mustafa Muhammad, tth

John J. Donohue & John L. Esposito, Islam in Transition Muslim Perspectives, terjemahan Drs. Machnun Husein, Islam dan Pembaharuan, Ensiklopedi Masalah-masalah, Jakarta: Rajawali, 1984.

Muhammad Dhiya’ al-Dien al-Rais, Al Islam wa al-Khilafah fi al-‘Ashar al-Hadits, Kairo: Dar el Turats, 1976.

S.Khuda Bakhsh, Politic in Islam, Published by Muhammad Ahmad for Idarah-i-Adabiyat-I, Qasimjan street, Delhi, 1975.

Team Penyusun Kamus. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Cet. II; Jakarta: Balai Pustaka), 1989.




DOI: https://doi.org/10.24252/aqidahta.v3i1.3274

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Aqidah-Ta; Jurnal Ilmu Aqidah is indexed by:

        

ISSN Online :  2615-3130

ISSN Printed :  2477-5711

Jl.H.M.Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan

Phone: (0411) 841879 Fax: (0411) 8221400

Email: aqidah-ta@uin-alauddin.ac.id


Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License View My Stats