Pengaruh Pengalaman Audit Terhadap Pengambilan Keputusan Etis dengan Budaya Organisasi sebagai Pemoderasi

Mudassir Mudassir

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk menguji dan mnganalisis pengaruh pengalaman auditor APIP terhadap pengambilan keputusan etis yang dimoderasi budaya organisasi. Analisis digunakan dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), hasil penelitian menunjukkan bahwa Auditor APIP yang memiliki pengalaman audit yang tinggi mampu melakukan pengambilan keputusan etis, budaya organisasi yang dimiliki oleh auditor APIP di Jawa Timur belum menjadi faktor penting dalam mempengaruhi pengambilan keputusan etis sedangkan budaya organisasi memoderasi pengaruh antara pengalaman audit dalam pengambilan keputusan etis.

Keywords


Pengalaman Auditor APIP; Budaya Organisasi; Pengambilan; Keputusan Etis

References


Arnold, V.J.C. Lampe and S.G. Sutton. 1999. Understanding The Factors Underlying Etrhical Organizations: Enabling Continuous Ethical Improvement. The Journal of Alied Business Research, 15(3): 1-19.

Bouwman, M.J. and W.E. Bradley. 1997. Judgment and Decision Making, Part II: Expertise, Consensus and Accuracy. Ch. 3 in Arnold and Sutton (Eds.). Behavioral Accounting Research: Foundations and Frontiers, Sarasota, FL. American Accounting Association: 89-133.

Budisusetyo, S. 2004. Internal Auditor dan Dilema Etika: Pentingnya Pengalaman, Komitment Profesional dan Orientasi Etika Auditor serta Nilai Etika Organisasi, Tesis, Universitas Airlangga, Tidak dipublikasikan.

Douglas, P.C., R.A. Davidson and B.N. Schwartz. 2001. The Effect of Organizational Culture and Ethical Orientation on Accountants’ Ethical Judgments. Journal of Business Ethics, 34(2): 101-121.

Ford, R. C. and W.D. Richardson. 1994. Ethical Decision Making: A Review of the Empirical Literature. Journal of Business Ethics, 13: 205-221.

Hofstede, G., Bond, M.H. and Luk, C.-L. 1993 Individual Perceptions of Organizational Cultures: A Methodological Treatise on Levels of Analysis. Organization Studies, 14: 483-503.

Jeffrey, C. and N. Weatherholt. 1996. Ethical Development, Professional Commitment, and Rule Observance Attitudes: A Study Case of CPAs and Corporate Accountants. Behavioral Research in Accounting, 8: 8-36.

Jones, T.M. 1991. Ethical Decision Making by Individuals in Organizations: An Issue- Contingent Model. Academy of Management Review, 16(2): 366-395.

Kidwell, J.M., R.E. Stevens and A.L. Bethke. 1987.

Differences in Ethical Perceptions Between Male and Female Managers: Myth or Reality? Journal of Business Ethics, 6(6): 489-494.

Kohlberg, L. 1981. Essays on Moral Development: The Philosophy of Moral Development. Harper and Row, New York.

Larkin, J.M. 2000. The Ability of Internal Auditors to Identify Ethical Dilemmas. Journal of Business Ethics, 23: 401-409.

Libby, R., and D.M. Frederick. 1990. Experience and the ability to explain audit findings. Journal of Accounting Research (Autumn): 348-367.

Ludigdo, U. 2001. Strukturasi praktik etika di kantor akuntan publik: Sebuah studi interpretif. Simposium Nasional Akuntansi IX, Padang.

Ludigdo, U. 2005. Pemahaman Strukturasi Atas Praktik Etika di Sebuah Kantor Akuntan Publik. Ringkasan Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Brawijaya, Malang.

Ludigdo, U. dan Machfoedz, M. 1999. Persepsi Akuntan dan Mahasiswa terhadap Etika Bisnis. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 1(2): 1-19.

Maryani, T. dan Ludigdo, U. 2001. Survei atas Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap dan Perilaku Etis Akuntan. Jurnal TEMA, II(1) Maret; 49-62.

Mas’ud, F. 2004. Survai Diagnosis Organisasional Konsep dan Aplikasi. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Monks, F.J, Knoers, A.M.P dan Haditono, S.R. 2004. Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Gadjah Mada University Press: Yogyakarta.

Mudassir. 2011. Pengaruh Pengalaman Auditor, Komitmen Profesional, Orientasi Etika terhadap Pengambilan Keputusan Etis dengan Budaya Organisasi sebagai Varietas Pemoderasi. Disertasi. Universitas Brawijaya, Malang.

Muawanah, U., Indriantoro, N. 2001. Perilaku Auditor dalam Situasi Konflik Audit: Peran Locus of Control, Komitmen Profesi dan Kesadaran Etis. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 4(2) Mei.

Ouchi, W.G. 1980. Markets, Bureaucracies, and Clans. Administrative Science Quarterly, 25: 129-141.

Purnamasari. D.I. 2005. Pengaruh Pengalaman Kerja Terhadap Hubungan Partisipasi dengan Efektifitas Sistem Informasi. Jurnal Riset Akuntansi Keuangan.

Puspaningsih. A. 2004. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Manajer Perusahaan Manufaktur. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia.

Robbins, S.P. 1998. Organization Behavior, Concepts,

Controversies, Alication. Seventh Edition, Englewood Cliffs dan PT. Prenhallindo, Jakarta.

Solimun. 2002. Multivariate analysis, Structural Equation Modelling (SEM) Lisrel dan AMOS, Cetakan Pertama. Penerbit Universitas Negeri Malang.

Taylor, S., and Todd, P. 1995. Assessing It Usage: The Role of Prior Experience. MIS Quarterly, 19(4) December: 561-570.

Trevino, L.K. 1986. Ethical Decision Making in Organization: A person Situation Interactionist Model. Academy of Management Review, July: 601-617.

Tubbs, R.M. 1992. The Effect of Experience on the Auditor’s Organization and Amount of Knowledge. The Accounting Review, October: 783-801.




DOI: https://doi.org/10.24252/.v6i1.1603

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Assets : Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi is indexed by:

 

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Non Commercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0)

Office Address:

Jurusan Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi UIN Alauddin Makassar

Jl.H. M. Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan

Web Analytics Made Easy - StatCounter