PENGARUH PROFESIONALISME DAN INTENSITAS MORAL AUDITOR TERHADAP INTENSI MELAKUKAN WHISTLEBLOWING PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK MAKASSAR

Sri Wahyuni Nur, Nur Asia Hamid

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionalisme auditor dan intensitas moral auditor terhadap intensi melakukan whistleblowing pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Makassar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data berupa angket atau kuisioner yang dibagikan kepada 10 Auditor sebagai responden. Adapun teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat profesionalisme dan intensitas moral auditor berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing dimana semakin tinggi profesionalisme dan intensitas moral seorang auditor maka semakin tinggi pula intensi melakukan whistleblowing.

Kata Kunci


Profesionalise, Intensitas Moral, Whistleblowing, Auditor

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ajzen, Icek. 2008. The Theory of Planned Behaviour. A Journal of Fundamental Research and Theory in Applied Psycology. 50 (2), 179-211.

Andriani, Evanti Dwi., Dan Adri, Ahmad. 2015. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Intensi Auditor Untuk Melakukan tindakan Whistleblowing (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta).

Aranya, N. Pollock J dan Amernic, J. 2008, An Examination of Professional Commitment in Public Accounting. Accounting Organizations and Society. 6(4), 271–280.

Elias, Rafik. 2008. “Auditing Students” Professional Commitment and Anticipatory Socialization and Their Relationship to Whistleblowing. Managerial Auditing Journal, Vol. 23, No. 3, pp. 283-294.

Ghani, Rahardian M. 2010. Analisis Perbedaan Komitmen Profesional dan Sosialisasi Antisipatif Mahasiswa PPA dan Non-PPA pada Hubungannya dengan Whistleblowing. Jurnal. Program Sarjana Universitas Diponegoro.

Ghozali, Imam., 2008, Model Persamaan: Konsep dan Aplikasi dengan Program AMOS 16 Semarang: Badan Penerbit UNDIP

Hall, Matthew, Smith David, Langfield-Smith Kim. 2008. “Accountants” Commitment to Their Profession: Multiple Dimensions of Professional Commitment and Opportunities for Future Research. Behavioral Research in Accounting, pg. 89.

Husniati, Sri. 2017. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Intensi Untuk Melakukan Whistleblowing Internal (Studi Empiris Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Rokan Hulu). JOM Fekon, Vol. 4 No. 1 Februari 2017. Hal 1223-1237

Jeffrey, C. dan N.Weatherholt, 2016, Ethical Development, Professional Commitment, and Rule Observance Attitudes: A Study of CPAs and Corporate Accountants. Behavioral Research in Accounting, Vol.8: 8-31.

Jones, Thomas M. 2009. Ethical Decision Making By Individual In Organizations: An Issue-Contingent Model. Academy of Management Review. 16(2), 366-395.

Keraf, Sonny. 2008. Etika Bisnis, Penerbit Kanisius, Yogyakarta

Kreshastuti, Destriana Kurnia. 2014. Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Intensi Auditor Untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Semarang). Diponegoro Journal Of Accounting. 3(2) 1-15

Maali, B., & Napier, C. (2010). Accounting, religion and organizational culture: the creation of Jordan Islamic Bank. Journal of Islamic Accounting and Business Research. 1(2).

Mcdonald, G., & Moris. (2009). "An anthology of Codes of Ethics". European Business Review, Vol.21 No.4.

Merdikawati, Risti. 2012. Hubungan Komitmen Profesi dan Sosialisasi Antisipatif Mahasiswa Akuntansi dengan Niat Whistleblowing(Studi Empiris pada Mahasiswa Strata 1 Jurusan Akuntansi Tiga Universitas Negeri Teratas di Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta. Diponegoro Journal Of Accounting. 1(1), 1-10

Near, J.P., dan M.P. Miceli. 2008. Organizational Dissidence: The Case of Whistleblowing. Journal of Business Ethics, Vo. 4, No. 1, pp. 1-16.

Novius, Andi., dan Arifin. 2008. Perbedaan Persepsi Intensitas Moral Mahasiswa Akuntansi dalam Proses Pembuatan Keputusan Moral (Studi Survei pada Mahasiswa S1, Pendidikan Profesi Akuntansi (PPA) Universitas Diponegoro Semarang.

Putra, I Made., dan Wirasedana, I Wayan. 2017. Pengaruh Komitmen Profesional, Self Efficacy, dan Intensitas Moral Terhadap Niat Untuk Melakukan Whistleblowing. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol.21.2. November 2017. ISSN 2302-8556, Hal 1488-1518.

Schultz, J.J., dan Karen L. Hooks. 2013. The Effect of Relationship and reward on Reports of Wrongdoing. A Journal of Practice & Theory, Vol. 17, No. 2.

Setiawati, Luh Putu., dan Sari, Maria M.Ratna. 2016. Profesionalisme, Komitmen Organisasi, Intensitas Moral dan Tindakan Akuntan Melakukan Whistleblowing. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol. 17.1. Oktober (2016)L 257-282.

Sulistomo, A. 2012. "Persepsi Mahasiswa Akuntansi Terhadap Pengungkapan Kecurangan (Studi Empiris pada Mahasiswa Akuntansi Undip dan UGM)".

Tjiptohadi, S. 2015. Kepercayaan Wajib Pajak Terhadap Fiskus, Kesadaran Wwajib Pajak Terhadap Pentingnya Membayar Pajak, Rekayasa Akuntansi dan Kepatuhan Wajib Pajak. Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, Vol. 3 No. 2.

Vinnicombe, T. 2010. AAOIFI reporting standards: Measuring compliance. Advances in Accounting,incorporating Advances in International Accounting, 26(1), 55–65.

Zanaria, Yulita. 2010. Pengaruh Profesionalisme Audit, Intensitas Moral Untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing (Studi Pada KAP di Indonesia). Syariah Paper Accounting FEB UMS.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.