PERBANDINGAN DIRECT INSTRUCTION DAN TANYA JAWAB TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS II SD INPRES RAPPOKALLING 1 MAKASSAR

Muhammad Shabir Umar, Muh Rapi, Itra Bostam

Abstract


Abstrak

 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman peserta didik yang diajar dengan menggunakan tanya jawab dan direct instruction, serta perbedaan kemampuan membaca pemahaman peserta didik dengan menerapkan direct instruction dan tanya jawab di kelas II SD Inpres Rappokalling 1 Makassar. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalen Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas II SD Inpres Rappokalling 1 Makassar yang berjumlah 77 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling yaitu sebanyak 60 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes untuk mengukur kemampuan membaca pemahaman peserta didik berupa tes essay sebanyak 10 item. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata kedua kelompok tersebut, yaitu kelas kontrol sebelum menerapkan metode tanya jawab diperoleh rata-rata 71,5 dan setelah menerapkan metode tanya jawab sebesar 79,56. Pada kelas eksperimen dengan menerapkan model direct instruction diperoleh rata-rata pretest sebesar 71,5 dan rata-rata posttest sebesar 81,2. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial diperoleh nilai thitung = 0,249 dan ttabel 1,671 dengan = 0,05, dengan demikian (thitung = 0,249 < ttabel 1,671 = 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, artinya tidak terdapat perbedaan antara penerapan direct instruction dan tanya jawab terhadap kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas II di SD Inpres Rappokalling 1 Makassar).

Abstract

 The objectives of this study were to find out the students' reading comprehension ability taught by using question-answer and direct instruction, and the difference in reading comprehension ability of students by applying direct instruction and question and answer of the second grade at SD Inpres Rappokalling 1 of Makassar. This type of research is Quasi experimental with research design Nonequivalent Control Group Design. The population of this study were all students of the second grade at SD Inpres Rappokalling 1 of Makassar around 77 people. The sampling technique used is random sampling, which is 60 people. The instrument used was a test to measure students' reading comprehension in the form of 10 item essay tests. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with t-test. Based on the results of the descriptive analysis the average of the two groups was obtained, namely the control class before applying the question and answer method obtained an average of 71.5 and after applying the question and answer method amounted to 79.56. In the experimental class by applying the direct instruction model the average pretest was 71.5 and the posttest average was 81.2. Based on the results of inferential statistical analysis, the value of tcount = 0.249 and ttable 1.671 with = 0.05, thus (t count = 0.249 <t table 1.671 = 0.05). To sum up, H0 is accepted, it means that there is no difference between the application of direct instruction and question and answer to the reading comprehension ability of the second grade at SD Inpres Rappokalling 1 of Makassar).


Keywords


Direct Instruction; Tanya Jawab; Kemampuan Membaca

Full Text:

PDF

References


Arifin, A. (2007). Strategi Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. Bandung: Cv Armico.

Elistina. (2016). Penerapan Model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) Berbantuan Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA di Kelas V SDN 5 Basi Kecamatan Basidondo Tolitoli. Jurnal Kreatif Tadulako, 4(6), 148-159.

Hidayat, S. (2013). Teori dan Prinsip Pendidikan. Tangerang: PT. Pustaka Mandiri.

Istikhomah, D. (2013). ”Hakikat Keterampilan Membaca-Berbahasa”, (Dewi_is blog: 2013). (Akses10/03/2017. 08.34)

Purwanto. (2004). Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosda Karya.

Rahim, F. (2008). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Rahman, A. (2014). Menuju Guru Profesional dan Beretika. Yogyakarta: Grha Guru.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. Jakarta: Sekretariat Negara.

Rosmini. (2017). Perbandingan Kemampuan Membaca Literasi Antara Tamatan TkK/RA dan Bukan Tamatan TK/RA Peserta Didik Kelas 1 MI Nurul Hasanah Makassar. Skripsi. Makassar: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.

Soeparman, K., & Nur, M. (2000). Pengajaran Langsung. Surabaya: UNS, University Press.

Sudirman. (1987). Ilmu Pendidikan. Bandung: Remaja Karya CV.

Taringan, H. G. (2008). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Membaca. Bandung: Angkasa.




DOI: https://doi.org/10.24252/10.24252/auladuna.v5i2a10.2018

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Muhammad Shabir Umar, Muh Rapi, Itra Bostam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam is indexed by

   

ISSN Print: 2407-2451 ISSN Online: 2621-0282

Jl.H.M.Yasin Limpo No. 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan
Email: auladuna@uin-alauddin.ac.id

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0

View AULADUNA Stats