Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Hasil Tani Secara Tebasan (Studi Kasus Di Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng

Nurhikma Nurhikma, Hamsir Hamsir, Ashar Sinilele

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pelaksanaan jual beli hasil tani secara tebasan di Desa Bonto Daeng dan untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam dan hukum perdata terhadap jual beli hasil tani secara tebasan .
Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang didalamnya menggunakan metode penelitian lapangan (data primer) dan riset lapangan (data sekunder). Data primer yaitu data yang diambil dari sumber pertama yang ada dilapangan dalam penelitian ini yaitu pedagang sebagai pembeli dan petani sebagai penjual, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi kepustakaan dengan cara membaca buku-buku yang berhubungan dengan judul yang diangkat oleh penulis.
Hasil yang diperoleh melaluli hasil wawancara secara terbuka yang diadakan selama beberapa bulan bahwa jual beli secara tebasan memenuhi rukun jual beli namun masih terdapat didalamnya indikator jual beli yang terlarang dalam Islam, seperti adanya perselisihan yang terjadi di kemudian hari mengenai harga dan adanya sifat untung-untungan. Namun jual beli secara tebasan ini memiliki sisi positif yang dirasakan masyarakat seperti adanya kemudahan memasarkan hasil pertaniannya. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Untuk proses jual belinya ada baiknya jika dilakukan setelah sayur mayur tersebut sudah tiba masa panennya agar tidak ada lagi kemungkinan ada yang merasa dirugikan. 2) Jika ingin melakukan jual beli perlu untuk mengetahui terlebih dahulu jual beli apa saja yang dilarang dalam Islam. sehingga jual beli yang dilakukan sesuai dengan aturan jual beli yang ada dalam Al-Qur’an dan Hadis.
Kata Kunci : Jual Beli Hasil Tani Secara Tebasan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syari'ah

Fakultas Syariah dan Hukum

Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar