AKUNTABILITAS DALAMPRAKTIK AKUNTANSI UPAHAN DAN HAPOLAS: SEBUAH PENDEKATAN ETNOGRAFI

Aspiaty A. Samiun, Iwan Triyuwono, Roekhudin Roekhudin

Abstract


ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah menemukan bentuk dan makna praktik akuntansi upahan dan hapolas dalam selamatan Suku Makian di Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi, dengan menetapkan Suku Makian yang berada di Kecamatan Malifut sebagai situs penelitian. Hasil penelitian ini adalah bentuk praktik upahan dan hapolas merupakan bentuk praktik akuntansi yang tercermin pada konsep memberi dan menerima uang, serta piutang-utang. Makna yang ada di dalamnya adalah sedekah, cinta kasih, dan niat tulus dan ikhlas. Tidak ditemukannya pencatatan dan pelaporan keuangan menunjukkan bahwa praktik ini memiliki konsep akuntabilitas yang berbeda dengan akuntansi yang berterima umum, yaitu akuntabilitas atas dasar cinta kasih.

Kata kunci: Upahan, Hapolas, Selamatan, Akuntabilitas, Etnografi

 

ABSTRACT

          The purpose of this study was to find the form and meaning of wage and hapolas accounting practices in the Makian tribe salvation in North Maluku. This study uses an ethnographic approach, by establishing the Makian Tribe located in Malifut District as a research site. The results of this study are a form of wage practice and hapolas is a form of accounting practice that is reflected in the concept of giving and receiving money, as well as debts. The meaning in it is alms, love, and sincere and sincere intentions. The absence of financial records and reporting shows that this practice has a different concept of accountability than generally accepted accounting, that is accountability based on love.Keywords: Upahan, Hapolas, Selamatan Accountability, Ethnography

References


DAFTAR PUSTAKA

Audifak, 2003. Research. Sebuah Pengantar Untuk Mencari Ulang Metode Penelitian dalm Psikologi. Jalasutra

Ahmar, N. dan A. Kamayanti. 2009. Exploring Accounting and Its Perseverance in The Javanese Ceremonies (Slametan) Through Hermeneutic-Phenomenological Study. Simposium Nasional Akuntansi XII. Universitas Sriwijaya Palembang.

Boetila, 2011. Makian dan Pengaruh terhadap Dinamika Pembangunan Maluku Utara. Diunduh di www.Boetila.Blogspot.com pada tanggal 14 November 2014.

Bogdan, R.C & S.K.Biklen. 2003. Qualitative Research For Education: an Inducation to theory and Methodes (4th ed). New York, USA: Perason Education Group.

Budiyanto. 2013. Qur’an. Perkata, Transliterasi, Terjemah Perkata, Terjema Kemenang dan Tajwid Warna Tim Cv. Sahabat.

Creswell, J, W, 2007. Qualitative Inguiry & Research Design, Choosing Among Five Approaches, Second edition, Sage Publications, inc Thousand London.

Dahlan,H.M.D, 2008. Hadi Qudsi, Pola Pembinaan Ahlak Muslim. CV. Penerbit Diponegoro Bandung.

Djamhuri, A, 2011. Ilmu Penegtahuan Sosial dan berbagai Paradgma dalam Kajian Akuntansi. Jurnal Akuntansi Multiparadgma. Volume 2, nomor 1.

Faishal, 2009. Jangan Biarkan Sedekah Anda Sia-Sia.Zam-Zam.

Fess, P. E. dan C. S. Warren. 1989. Accounting Principles. Binarupa Aksara. Jakarta.

Geertz, C 1976. The Religion of Java. United States of America: The University of Chicago Press.

Hendriksen, E. S. 1999. Teori Akuntansi. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Hofstede, G, 1991. Cultures and Organizations-Software of the Mind, McGraw Hill Book Company, U.K.

Hopwood, A,G. 1983. On trying to study accounting in the contexts in which it operates. Accounting, Organizations and society 8 (2/3): 287:305.

Hopwood, A,G. 1987. The archaeology of accounting systems. Accounting, Organizations and Society 12(3):7-17.

Kilduff, M. dan A. Mehra. 1997. “Posmodernism and Organizational Research”, Academy of Management Review, Vol. 2, No. 22, hlm 453-481. . Diakses pada 8 Agustus 2015.

Latief, 2002. Metode Penelitian Kualitatif Perspektif Mikro.Surabaya. Insan Cendidkia.

Maleong, L, 2006. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Rosdakarya. Bandung.

Marconi, S,R, 1989. Behavioral Accounting, South Westren Publishing Co, Cincinati, Obio.

Mood, 2010. Defenisi Sedekah dan Manfaatnya. http://jejaklalu.blogspot.com/2010/08/definisi-sedekah-dan-manfaatnya.html. Di akses pada tanggal 02 Mei 2015.

Morgan, G. 1988. Accounting as reality Construction : to wards a new epistemology for accounting practice. Accounting, Organizations and Society 13 (5) : 477-85.

Muhajir, 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. (edisi IV). Yogyakarta. Rake Sarasin.

Mulawarman, 2009. Akuntansi Syariah, Teori, Konsep dan Laporan Keuangan. Jakarta,E Publishing Company

Natalia, 2014. Konstruksi Praktik Penetuan Harga Kerbau Berbasis Budaya Toraja suatu Studi Etnografi. Desertasi Program Doktor Ilmu Akuntansi Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang.

Paranona, 2011. Passanan Tengko : Studi Etnografi Praktik Akuntabilitas pada Upacara Aluk Rambu Solo dalam Organisasi Tongkonan. Tesis Program Magister Akuntansi Universitas Brawijaya Malang.

Roekhudin, 2014, Ruwatan Sebagai Metode Pembebasan Sukerto Dampak Adopsi Basis FV Measurement, Centro Multi Akuntansi,Ubaidillah Malik, Universitas Brawijaya Malang. http//google.com. Mei 2015.

Silihan, P,A. 1978. “The Recurring Problem of Divergent Terminology”. The Accounting Review, Vol. LIII, No.1, January.

Spradley. 2006. Metode Etnografi. (edisi ke II). Yogyakarta. Tiara Wacana.

Sugiarto dkk. 1999. Pengantar Akuntansi I. Penerbit Universitas Terbuka: Jakarta.

Sukoharsono, E.G. 2007. “A Crisis or Critical Development in Accounting Thought?”, Centre for Indonesian Accounting and Management Research, Vol. 16, No. 2, hlm 1-14.

Sukoharsono, E.G. 2009. Refleksi Etnografi Kritis: Pilihan Lain Teknik Riset Akuntansi. Jurnal Akuntansi dan Bisnis 4(1): 91-109

Sukoharsono, E. G. 2007. “A Crisis or Critical Development in Accounting Thought?”. The International Journal of Accounting and Business Society, Vol. 16, No. 2, Desember.

Suwardjono, 2005. Teori Akuntansi: Perekayasaan Pelaporan Keuangan (Edisi III). Yogyakarta: BPFE.

Suwardjono. 2003. Akuntansi Pengantar: Proses Penciptaan Data Pendekatan Sistem. BPFE. Yogyakarta.

Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&N. Penerbit Bandung Alfabeta.

Triyuwono, 2000. Organisasi dan Akuntansi Syariah”. LKiS. Yogyakarta.

Triyuwono, 2003a. Sinergi Oposisi Biner: Formulasi Tujuan Dasar Laporan Keuangan Akuntansi Syari’ah. IQTISAD Journal of Islamic Economics, Vol. 4, No. 1, hlm 79-90.

Triyuwono, 2004. Laba Humanis Tafsiran Sosial atas Konsep Laba dengan pendekatan Hermeneutika. Penerbit Buyumedia Publishing.

Triyuwono, 2006. Akuntansi Syariah, Perspektif, Metodologi dan Teori. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Tricker, R.I. 1978. Resarch in Accounting. Arthur Young Lecture No. 1. University of Glasgow Press.

Wiyarni, 2013. Pasar Tradisional Jawa. Brawijaya Konferensi Internasional Akuntansi dan Bisnis (BICAB) Jurusan Akuntansi Universitas Brawijaya. Di Unduh di www.multiparadigma.lecture.ub.ac.id pada tanggal 14 November 2014.

Zulfikar, 2014, Menguak Akuntabilitas Di Balik Tabir Nilai Kearifan Budaya Lokal Jawa, Jurnal Akuntansi Keuangan, Volume 7, Nomor 2, September 2008, hlm. 144-150




DOI: https://doi.org/10.24252/.v6i1.14468

Refbacks

  • There are currently no refbacks.