MENGUNGKAP INFORMASI AKUNTANSI USAHA KECIL (SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI)

Nurhidayah Sakri, Jamaluddin Majid, Muhammad Sapril Sardi Juardi

Abstract


ABSTRAK

Akuntansi selama ini dipahami hanya untuk perusahaan besar saja. Oleh karena itu akuntansi sering diukur dengan satuan material yang banyak sehingga mereka yang merupakan realitas kecil tidak banyak menjadikan akuntansi sebagai instrumen bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna akuntansi bagi usaha informal yaitu Pedagang Kaki Lima (PKL). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif dan fenomenologi transendental sebagai pendekatan penelitian. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi. Tahap reduksi data terdiri dari noema, noesis, bracketing (epoche) dan eideric reduction.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing informan memiliki persepsi tersendiri mengenai akuntansi. Informan pertama menganggap bahwa akuntansi hanya untuk perusahaan besar saja karena akuntansi untuk usaha informal belum dipelajari di sekolah, sementara informan kedua menyamakan antara akuntansi dengan kwitansi serta perhitungan laba saat hutang telah dilunasi dan modal usaha telah kembali dan informan ketiga beranggapan bahwa transaksi akuntansi mengandalkan modal kepercayaan karena tidak mempunyai waktu untuk melakukan pencatatan keuangan secara fisik. Praktik akuntansi dilakukan dalam bentuk ingatan memori, intuisi dan kepercayaan.

Kata Kunci: Makna Akuntansi, Praktik Akuntansi, Usaha Informal, Pedagang Kaki Lima, Fenomenologi Transendental.

ABSTRACT

Accounting has been understood only for large companies. Therefore accounting is often measured by a lot of material units so that those who are small realities do not make accounting a lot as a business instrument. The purpose of this study was to find out the accounting meaning for informal businesses, namely street vendors (PKL). This research is a qualitative research with an interpretive paradigm and transcendental phenomenology as a research approach. The research data was obtained through in-depth interviews and observations. The data reduction stage consists of noema, noesis, bracketing (epoche) and eideric reduction. The results of the study show that each informant has his own perception of accounting. The first informant considered accounting only for large companies because accounting for informal businesses had not been studied in schools, while the second informant equated accounting with receipts and calculation of profits when debt was repaid and business capital had returned and the third informant assumed that accounting transactions relied on trust capital because they do not have time to do physical financial records. Accounting practice is done in the form of memory memories, intuition and trust.
Keywords: Meaning of Accounting, Accounting Practices, Informal Enterprises, Street Vendors, Transcendental Phenomenology.


References


DAFTAR PUSTAKA

Agustuliani, A. dan J. Majid. Implementasi Nilai Itsar Membangun Konsep Harga Jual pada Pasar Pannampu Makassar. Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban, 1(1): 21-40. 2016.

Arlianto, T. 2014. Pengaruh Penggunaan Informasi Akuntansi Terhadap Keberhasilan UMKM (Studi Kasus pada Industri Konveksi Desa Padurenan Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus). Skripsi. Program Studi Akuntansi FEB-UKSW.

Asiyah., A. W. T. Atmaja dan N. T. Herawati. Analisis Makna Keuntungan Menurut Pedagang Kaki Lima di Sepanjang Jalan Ahmad Yani Singaraja. e-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 7(1): 1-11. 2017.

Belkaoui, R. A. Accounting Theory (Teori Akuntansi) Edisi Kelima Buku Satu. Jakarta: Salemba Empat. 2011.

Creswell, J. W. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset (Memilih di Antara lima Pendekatan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2015.

Damsar, I. Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana. 2013.

Haris, D. M. Strategi Pengembangan Usaha Sektor Informal Dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan. Proceeding Simposium Nasional Otonomi Daerah. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. 2011.

Hart, K. Informal income Opportunities and Urban Employment in Ghana. Journal of Modern African Studies, 11(1): 61 – 89. 1973.

Ikhsan, A. dan M., Ishak. Akuntansi Keperilakuan. Jakarta: Salemba Empat. 2008.

Isgiyarta J. Teori Akuntansi dan Laporan Keuangan Islami. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 2009.

Juardi, M. S. S. Mengungkap Pratik Akuntansi Supir Panther (Sebuah Studi Etnometodologi). Jurnal Masagena, 11(2): 295-313. 2016.

Kamayanti, A. Metodologi Penelitian Kualitatif Akuntansi, Pengantar Religiotas Keilmuan. Jakarta: Yayasan rumah peneleh. 2016.

Kieso D. E., Weygandt, J. J. dan P. D. Kimmel. Accounting Principles edisi 7 buku 1. Jakarta: Salemba Empat. 2014.

Kusumo, B. A. P. Angels With Dirty Faces Dalam Ruang Masyarakat Kota. Skripsi. Universitas Indonesia. 2011.

McGee, T.G. and Y.M. Yeung. Hawkers in Southeast Asian Cities: planning for the Bazaar Economy. Ottawa: International Development Research Centre. 1977.

Megginson, W.L., M.J. Byrd, and L.C. Megginson. Small Business Management: An Entrepreneur’s Guidebook. Boston: Third Ed. Irwin McGraw-Hill. 2000.

Mulawarman, A. D. 2009. Akuntansi Syariah: Teori Konsep dan Laporan Keuangan. Jakarta: EPublishing Company. 2009.

Mulawarman, A. D. Nyanyian Metodologi Akuntansi Ala Nataatmadja: Melampaui Derridian Mengembangkan Pemikiran Bangsa “Sendiri”. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 4(1): 149-164. 2013.

Rakhmawati, T. M. Analisis Penggunaan Informasi Akuntansi Oleh Pedagang Pasar Perspektif Ekonomi Islam (Studi Pada Pasar Kliwon Karanglewas Banyumas Jawa Tengah). Skripsi. Institut Agama Islam Negeri Purwokerto. 2015.

Robichibin, D. J. Dan A. Hamid. Ekonomi Informal Perkotaan: Gejala Involusi Gelombang kedua. Jakarta : LP3ES. 1994.

Sastrawan, I. W. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Usaha Pedagang Kaki Lima di Pantai Penimbangan Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. e-Journal S1 Ie Universitas Pendidikan Ganesha, 5(1): 1-10. 2015.

Soemarso. Akuntansi Suatu Pengantar Jilid I. Jakarta: Salemba Empat. 2004.

Subanar, H. Manajemen Usaha Kecil. Yogyakarta: BPFE. 2011.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2013.

Supriyono, R. A. Akuntansi Manjaemen 2: Struktur Pengendalian Manajemen. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta. 2009.

Suwanto, W. L., Niswatin dan L. O., Rasuli. Makna Akuntansi Dalam Perspektif Pedagang Bakso “Arema” Perantauan Di Kota Gorontalo. Jurnal Akuntansi Aktual, 3(4): 282–289. 2016.

Triyuwono, I. Mengangkat “Sing Liyan” untuk Formulasi Nilai Tambah Syariah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 2(2): 186-200. 2011.

Triyuwono, I. Organisasi dan Akuntansi Syariah. Yogyakarta: LKiS. 2000.

Widodo. Peran Sektor Informal di Indonesia. Makalah pada diskusi yang digelar Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (PSEKP) dengan topik Sektor Informal, Yogyakarta. 2005.

Young, M. Cultural Influences on Accounting and Its Practices. Senior Thesis. Honors Program of Liberty University. 2013.

Yunus, A. I. : Potret Kehidupan Sosial Ekonomi Pedagang Kaki Lima Di Kota Makassar. Skripsi. Universitas Hasanuddin Makassar. 2011.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.