AN ISLAMIC PERSPECTIVE ON HALAL FOOD AND PHARMACEUTICAL PRODUCTS

Muhammad Galib Mattoala

Abstract


Islam memberikan perhatian yang sangat besar bagi kesehatan jasmani dan rohani. Oleh karena itu, Islam memberikan penekanan agar umatnya mengkonsumsi makanan yang baik, bersih dan halalb aik dari aspek fisiknya maupun aspek spiritualnya, dan menghindari makanan yang kotor, mengandung najis dan haram.

Islam juga memerintahkan kepada umatnya agar berobat jika ditimpa penyakit, tetapi obat yang boleh digunakan hanyalah obat yang bersumber dari bahan yang halal, kecuali kalau dalam kondisi yang darurat.

 


References


Ahmad Warson Munawwir, Kamus al-Munawwir, (Yokyakarta, UPBIK Pondok Pesantren Krayak, 1984)

M. Baqir Hakim, Ulum al-Qur’an, yang diterjemahkan oleh Nashirul Haq, dengan judul Ulum al-Qur’an, (Cet. I; Jakarta, Pustaka Firdaus, 2006)

M. Quraish Shihab, al-Qur’an & terjemahnya, dilenkapi dengan (asbab al-nuzul, makna dan tujuan Surah, pedoman tajwid), (Cet. I; Ciputat Tangerang, 2010).

...........,Mujizat al-Qur’an (ditinjau dari aspek Kebahasaan Isyarat Ilmiyah dan Pemberitaan gaib), (Cet. III; Mizan, Bandung, 1997)

..........., Wawasan al-Qur’an (Tafsir Maudhui atas pelbagai persoalan Umat), Vol III, (Mizan: Bandung, 1996)

Muhammad bin shaleh al-Usmani, Dasar-dasar penafsiran al-Qur’an, terjemah S. Agil Husain Munawwar dan Ahmad Rifqi Mukhtar (Semarang; Dina Utama, t.th)

Said Agil Hasyim al-Munawwarah, al-Qur’an membangun Tradisi Kesehatan Hakiki, (Jakarta: Liputan Press, 2002)

Sayyid Qutub, Seni Penggambaran dalam al-Qur’an, Terjemah, Chadijah Nasution (Yokyakarta: Nur Cahaya 1981)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.