Puncak Aman: Pemasangan Delineator sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Pengguna Jalan pada Tikungan Tajam di Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan

Authors

  • Nur Vhadilla Adifthi UIN Alauddin Makassar
  • Rusnawati Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Shelah Putri Adinda Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh Alfa Resa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ulandari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Siti Nur Haliza Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ayu Silfia Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nur Vhadilla Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sabrina Maudi Rajab Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nafsiah Muhtmainnah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurul Fitria Ramadhani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurul Hanifa Azzahra Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Musallam Amahoroe Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Wahyu Hidayatullah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstract

Keselamatan jalan di wilayah pedesaan masih menjadi persoalan akibat kondisi jalan yang berbukit, tikungan tajam, keterbatasan jarak pandang, lubang jalan, serta beberapa lokasi yang berdekatan dengan tebing. Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, memiliki karakteristik jalan perbukitan dengan sejumlah titik rawan kecelakaan, sehingga memerlukan intervensi sederhana namun efektif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Program “Puncak Aman” bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui pemasangan delineator pada titik tikungan yang dianggap membutuhkan penanda visual. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat dengan tahapan: observasi dan wawancara, identifikasi titik prioritas, perencanaan, penyediaan dan pembuatan delineator dari bambu, pemasangan delineator dengan stiker reflektif, edukasi masyarakat, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak tiga delineator berhasil dipasang pada tiga titik prioritas di Dusun Bilanri dan Dusun Bola-Bola dengan realisasi 100%. Masyarakat dan kepala dusun turut mendukung kegiatan, termasuk dalam penyediaan bahan bambu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa delineator memberikan penanda visual mengenai arah tikungan dan batas jalan, sehingga meningkatkan visibilitas bagi pengguna jalan. Namun, penurunan angka kecelakaan belum dapat diukur secara kuantitatif karena tidak tersedia data kecelakaan sebelum dan sesudah pemasangan. Pemasangan delineator memberikan output fisik dan manfaat awal dalam mendukung visibilitas pengguna jalan. Keberlanjutan program membutuhkan pemeliharaan oleh masyarakat dan pemerintah desa serta kemungkinan perluasan pemasangan ke titik lain.

Author Biographies

Rusnawati, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Manajamen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Shelah Putri Adinda, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Muh Alfa Resa, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Ulandari, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Univesitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Siti Nur Haliza, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Ayu Silfia, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Perbankan Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia 

Nur Vhadilla, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia 

Sabrina Maudi Rajab, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia 

Nafsiah Muhtmainnah, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Adab dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Nurul Fitria Ramadhani, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Nurul Hanifa Azzahra, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Hukum Tatanegara, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Musallam Amahoroe, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jrusan Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Wahyu Hidayatullah, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Gowa, Indonesia

Published

2026-10-02