Puncak Aman: Pemasangan Delineator sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan Pengguna Jalan pada Tikungan Tajam di Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan
Abstract
Keselamatan jalan di wilayah pedesaan masih menjadi persoalan akibat kondisi jalan yang berbukit, tikungan tajam, keterbatasan jarak pandang, lubang jalan, serta beberapa lokasi yang berdekatan dengan tebing. Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan, memiliki karakteristik jalan perbukitan dengan sejumlah titik rawan kecelakaan, sehingga memerlukan intervensi sederhana namun efektif untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Program “Puncak Aman” bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui pemasangan delineator pada titik tikungan yang dianggap membutuhkan penanda visual. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan masyarakat dengan tahapan: observasi dan wawancara, identifikasi titik prioritas, perencanaan, penyediaan dan pembuatan delineator dari bambu, pemasangan delineator dengan stiker reflektif, edukasi masyarakat, serta monitoring dan evaluasi. Sebanyak tiga delineator berhasil dipasang pada tiga titik prioritas di Dusun Bilanri dan Dusun Bola-Bola dengan realisasi 100%. Masyarakat dan kepala dusun turut mendukung kegiatan, termasuk dalam penyediaan bahan bambu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa delineator memberikan penanda visual mengenai arah tikungan dan batas jalan, sehingga meningkatkan visibilitas bagi pengguna jalan. Namun, penurunan angka kecelakaan belum dapat diukur secara kuantitatif karena tidak tersedia data kecelakaan sebelum dan sesudah pemasangan. Pemasangan delineator memberikan output fisik dan manfaat awal dalam mendukung visibilitas pengguna jalan. Keberlanjutan program membutuhkan pemeliharaan oleh masyarakat dan pemerintah desa serta kemungkinan perluasan pemasangan ke titik lain.

