Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair Berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL) Di kelurahan Tolo

Authors

  • Arif Febriansyah Haming Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Andi Fadil Ahnaf Atalah Hubungan Internasional, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Amanda Arjun Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Rezky Ameilya Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Aisyah Naifah Ufairah Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Isyana Abdullah Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Al Zahra Haerunnisai Ekonomi Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sulcitra Sulcitra Perbankan syariah, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nur Ismi Ilmiah Sosiologi Agama, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Jumriati Jumriati Keperawatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstract

Limbah organik rumah tangga merupakan salah satu jenis limbah yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat dan berpotensi menimbulkan permasalahan apabila tidak dikelola dengan baik. Di Kelurahan Tolo, keberadaan limbah organik seperti sisa sayuran, kulit buah, dan bahan organik rumah tangga lainnya dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna melalui pengolahan menjadi pupuk organik cair berbasis mikroorganisme lokal (MOL). Hal ini, sejalan denganĀ  kebutuhan masyarakat kelurahan Tolo yang mayoritas berprofesi sebagai petani sehingga masyarakat membutuhkan pupuk untuk mendukung kegiatan pertanian mereka. Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik serta menghasilkan pupuk organik cair sehingga meminimalisir penggunaan pupuk kimia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi kondisi lingkungan, identifikasi permasalahan, penyuluhan, pemutaran video terkait praktik pembuatan pupuk organik cair, demonstrasi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan mengenai pemilahan limbah organik, proses fermentasi, serta tahapan pembuatan pupuk organik cair berbasis mikroorganisme lokal yang berdampak secara ekonomi karena minimnya biaya yang digunakan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengolahan limbah organik melalui proses fermentasi dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-10-02