Festival Anak Sholeh Sebagai Sarana Meningkatkan Minat dan Kepercayaan Diri Anak dalam Kegiatan Keagamaan di Kelurahan Banyorang

Authors

  • Putri Abelia Zulhijjah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh Asdar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Airin Nurhuda Isfany Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Noeril Fasha Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh Ardan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Hapsa Hapsa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nailah Zahira Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Siti Muthiah Fadilah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Afifah Inayah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nadila Dwi Putri Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstract

Kegiatan Festival Anak Sholeh merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 Posko 5 yang dilaksanakan di Kelurahan Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan kemampuan keagamaan sekaligus meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri dalam menunjukkan kemampuan di depan orang lain. Permasalahan yang ditemukan di lapangan bukan hanya berkaitan dengan kemampuan keagamaan anak, tetapi juga masih terbatasnya kegiatan yang dapat menjadi wadah bagi anak untuk menyalurkan kemampuan tersebut secara menyenangkan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang berbeda melalui perlombaan yang bersifat edukatif dan bernuansa keagamaan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi dan koordinasi dengan masyarakat, penyusunan konsep kegiatan, sosialisasi dan pendaftaran peserta, persiapan teknis, pelaksanaan perlombaan, serta evaluasi. Kegiatan perlombaan dilaksanakan di Masjid Babu Rahma Paradayya, Banyorang, sebagai lokasi pelaksanaan Festival Anak Sholeh. Cabang yang diperlombakan meliputi adzan, hafalan surat pendek, Menyusun huruf hijaiyah, mewarnai, dan ceramah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Festival Anak Sholeh dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk berani tampil, berinteraksi dengan teman sebaya, serta mengembangkan kemampuan keagamaan dan kreativitas. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaannya. Meskipun program tidak dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan setelah masa KKN, kegiatan ini memberikan pengalaman positif bagi anak-anak dan masyarakat selama pelaksanaan pengabdian.

Kata kunci: Festival Anak Sholeh; pendidikan keagamaan; anak; kepercayaan diri; pengabdian Masyarakat

Downloads

Published

2026-10-02