Edukasi Literasi Digital dan Pencegahan Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar: Studi Pengabdian Masyarakat di SD Negeri 25 Panaikang

Authors

  • Harahman Abd Arib Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Dial Ulhak Ramadhan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Auliya Auliya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nur Fadia Aulia Putri Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Andi Aimah Nur Ainun Mahya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nirwana Nirwana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Andi Khaerunnisa Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Uci Ramadani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Lailatul Mahdalena Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Zahra Tun Nisa MJ Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Arif Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ilham Syata Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstract

Penggunaan game online dan media sosial yang masif di kalangan siswa sekolah dasar membuka risiko terjadinya perundungan siber (cyberbullying), meliputi perilaku toxic gaming, ejekan fisik di grup pesan instan, dan penyebaran stiker foto teman tanpa izin. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SD Negeri 25 Panaikang mengenai etika digital, bahaya cyberbullying, serta keberanian melapor kepada guru dan orang tua. Intervensi dikemas melalui seminar edukasi interaktif yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar bekerja sama dengan pihak SD Negeri 25 Panaikang. Penelitian evaluatif ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Retrospective Pretest-Posttest Design terhadap 154 siswa Kelas IV, V, dan VI. Instrumen evaluasi berupa kuesioner 9 butir skala emotikon ramah anak (skala 1–3). Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman siswa dari pre-test sebesar 13,83 (SD = 1,96) menjadi 25,69 (SD = 1,16) pada post-test dari skor maksimal 27. Uji beda berpasangan (Paired Sample t-Test) mengonfirmasi adanya perbedaan yang sangat signifikan secara statistik (t = 65,96; p < 0,0001). Tingkat efektivitas program termasuk kategori Tinggi dengan nilai N-Gain Score = 0,899 (89,9%). Kebaruan program ini terletak pada pendekatan edukasi interaktif yang dirancang spesifik merespons dinamika toxic gaming dan etika sticker meme WhatsApp di kalangan siswa SD dengan instrumen evaluasi retrospective berbasis visual emotikon ramah anak.

Downloads

Published

2026-10-05