IMPLEMENTASI SIGAP SEBAGAI SISTEM INFORMASI DAN PENANDA ADMINISTRASI WILAYAH

Authors

  • MUHAMMAD ARIF Sejarah Peradaban Islam,Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • ILHAM SYATA Matematika,Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • MUH. RIFQI Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • IRGA GESSA Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • M. RIDWAN SAPUTRA Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • WILDA JAMANIA Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • SITTI NURAISAH TONA Ilmu Alquran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • AFDRIANK Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • RAIHANA Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan ilmu Kesehatan, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • NURQALBI HIDAYA Teknik Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • HAJRAH Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • FITRIATUL KHAIRAH Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia
  • NANDA Kesejahteran Sosial, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Abstract

Program SIGAP (Sistem Informasi dan Penanda Administrasi Wilayah Desa) dilaksanakan
di Desa Bonto Rita untuk mengatasi masalah belum meratanya penanda wilayah dan
fasilitas pelayanan. Hal ini sebelumnya menyulitkan warga serta pendatang dalam
mengenali batas administrasi, lokasi RT, RW, dan Posyandu. Metode kegiatan mencakup
observasi wilayah, koordinasi dengan pemerintah kelurahan, identifikasi lokasi,
perancangan desain, hingga pembuatan dan pemasangan papan penanda. Penanda yang
dipasang meliputi papan RT, RW, Posyandu, serta pembatas wilayah kelurahan. Hasil dari
program ini adalah tersedianya sarana informasi visual pada titik yang tepat, sehingga
memudahkan navigasi warga dan pendatang. Program SIGAP berhasil meningkatkan
keteraturan administrasi serta aksesibilitas informasi wilayah Desa Bonto Rita secara
berkelanjutan.
Kata kunci: SIGAP, penanda wilayah, administrasi kelurahan, Pos Pelayanan Terpadu,
informasi wilayah, pengabdian masyarakat

Downloads

Published

2026-10-04

Issue

Section

Vol.2 No.2 November Tahun 2026