Konstruksi Identitas Keislaman Migran Maroko di Enklave Spanyol dalam Perspektif Kewarganegaraan Global

Authors

  • Marhany Malik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Kaslam Kaslam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ariesman Intitut Agama Islam STIBA Makassar
  • M. Sayful Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/jumdpi.v28i2.71524

Keywords:

Identitas Islam, Migran Maroko, Kewarganegaraan global, Ceuta dan Melilla, Konstruksi sosial, Studi migrasi

Abstract

Enklave Spanyol, Ceuta dan Melilla, merupakan salah satu kawasan perbatasan paling strategis di dunia yang mempertemukan dinamika migrasi, identitas keagamaan, dan kewarganegaraan dalam konteks hubungan Afrika–Eropa. Sebagian besar penelitian terdahulu berfokus pada aspek keamanan perbatasan, kebijakan migrasi, dan perlindungan kemanusiaan, sementara kajian mengenai konstruksi identitas keislaman migran Maroko dalam perspektif kewarganegaraan global masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses konstruksi identitas keislaman migran Maroko di enklave Spanyol serta menjelaskan bagaimana nilai-nilai kewarganegaraan global berinteraksi dengan proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui Qualitative Document Analysis dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari artikel jurnal bereputasi, buku ilmiah, laporan organisasi internasional, dokumen kebijakan Uni Eropa, serta pemberitaan internasional yang dipublikasikan selama periode 2022–2026. Analisis data dilakukan secara tematik dengan menggunakan Teori Konstruksi Sosial Berger dan Luckmann melalui tahapan eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas keislaman migran Maroko tidak mengalami pelemahan sebagai konsekuensi proses migrasi, melainkan terus direkonstruksi melalui interaksi dengan institusi negara, komunitas Muslim, organisasi sosial, dan lingkungan masyarakat multikultural di enklave Spanyol. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai-nilai kewarganegaraan global tidak bertentangan dengan identitas keislaman, tetapi menjadi ruang negosiasi yang memungkinkan migran mempertahankan komitmen keagamaan sekaligus mengembangkan partisipasi sosial, penghormatan terhadap keberagaman, dan tanggung jawab kewargaan. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan Teori Konstruksi Sosial Berger dan Luckmann dalam konteks migrasi lintas batas dengan menunjukkan bahwa identitas keagamaan merupakan hasil konstruksi sosial yang dinamis di kawasan perbatasan Uni Eropa. Secara praktis, temuan penelitian memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan integrasi migran dan pendidikan kewarganegaraan yang lebih inklusif dengan menjadikan keberagaman agama sebagai modal sosial dalam membangun kohesi masyarakat multikultural.

References

Berger, Peter L., dan Thomas Luckmann. The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. New York: Anchor Books, 1966.

Commission of the European Communities. Action Plan on Integration and Inclusion 2021–2027. Brussels: European Commission, 2021.

Comisión Islámica de España. Acuerdo de Cooperación entre el Estado Español y la Comisión Islámica de España. Madrid: Comisión Islámica de España.

Council of the European Union. Migration Flows on the Western Routes. Brussels: Council of the European Union.

Creswell, John W., dan Cheryl N. Poth. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. 4th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2018.

European Union Agency for Asylum (EUAA). Asylum Report 2024. Luxembourg: Publications Office of the European Union, 2024.

European Union Agency for Asylum (EUAA). Latest Asylum Trends. Luxembourg: Publications Office of the European Union, 2024.

European Union Agency for Fundamental Rights (FRA). Being Muslim in the EU. Luxembourg: Publications Office of the European Union, 2024.

Hammond, Philip. Global Citizenship and Diversity in Contemporary Society. London: Routledge, 2022.

International Organization for Migration (IOM). World Migration Report 2024. Geneva: International Organization for Migration, 2024.

Kim, Younhee. “Layered Identities and Belonging among International Migrants.” International Migration 61, no. 5 (2023).

Ley Orgánica 7/1980, de Libertad Religiosa. Boletín Oficial del Estado, Spain.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 4th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2020.

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Malik, M., Kaslam, K., Ariesman, & M. Sayful. (2026). Konstruksi Identitas Keislaman Migran Maroko di Enklave Spanyol dalam Perspektif Kewarganegaraan Global . Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, 28(2). https://doi.org/10.24252/jumdpi.v28i2.71524

Most read articles by the same author(s)