Optimasi pertumbuhan Dendrobium sp. menggunakan limbah air cucian beras sebagai pupuk organik cair pada tahap aklimatisasi

Authors

  • Yusiana Fatika Sari Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
  • Nailul Rahmi Aulya Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta
  • Supriyatin Supriyatin Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i1.57913

Abstract

Kultur jaringan menjadi salah satu teknik yang umum digunakan dalam budidaya Dendrobium sp. saat ini. Salah satu tahapannya adalah tahap aklimatisasi yang menjadi fase adaptasi planlet terhadap lingkungan luar. Dalam mendukung pertumbuhannya, diperlukan tambahan unsur hara, salah satunya melalui pengaplikasian pupuk organik cair dari limbah air cucian beras. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair dari limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan planlet Dendrobium sp. pada tahap aklimatisasi tanaman hasil kultur jaringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental RAL dua faktorial dengan faktor konsentrasi (0%, 50%, dan 100%) dan faktor waktu (7 hari sekali dan 3 hari sekali). Kombinasi konsentrasi dan frekuensi pemberian nutrisi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tinggi planlet. Faktor frekuensi juga terbukti memengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun, bahkan tanpa dikombinasikan dengan konsentrasi. Perlakuan 50% setiap 3 hari menghasilkan pertumbuhan terbaik pada planlet Dendrobium sp. dalam tahap aklimatisasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengaturan nutrisi dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan keberhasilan aklimatisasi anggrek.

Published

2026-04-30

How to Cite

Sari, Y. F., Aulya, N. R., & Supriyatin, S. (2026). Optimasi pertumbuhan Dendrobium sp. menggunakan limbah air cucian beras sebagai pupuk organik cair pada tahap aklimatisasi. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 6(1), 68–75. https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i1.57913

Issue

Section

Artikel Penelitian