Survei parasitologi ikan pogot (Odonus niger dan Melichthys niger) dari Selat Bali, Indonesia: Karakterisasi morfologi, penilaian intensitas dan prevalensi

Authors

  • St. Risma Sya'adah Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga
  • Serli Anjelica Pratiwi Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga
  • Ayu Safira Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga
  • Dikki Febrianto Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga
  • Muhammad Nur Bintang Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga
  • Maria Agustina Pardede Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga
  • Dewi Ambarwati Prodi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i1.59610

Abstract

Ikan pogot (Odonus niger dan Melichthys niger) merupakan salah satu jenis ikan karang yang ditemukan di perairan Selat Bali, Indonesia. Ikan ini memiliki potensi untuk dibudidayakan, namun rentan terhadap infeksi parasit yang dapat memengaruhi kualitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parasit yang menginfeksi ikan pogot sehingga dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembudidaya dalam pencegahan dan penanganan. Sebanyak 48 ekor ikan pogot ditangkap dari perairan Selat Bali dan diperiksa secara makroskopis serta mikroskopis menggunakan teknik scraping dan biopsi. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga jenis parasit, yaitu Chilodonella sp., Diplectanum sp., dan Neoechinorhynchus sp., dengan Diplectanum sp. sebagai jenis yang paling dominan dan terdeteksi pada insang ikan. Gejala klinis yang muncul pada ikan terinfeksi meliputi kesulitan bernapas serta perubahan warna insang menjadi pucat. Analisis prevalensi dan intensitas menunjukkan bahwa Diplectanum sp. pada O. niger memiliki prevalensi 30% (umum) dengan intensitas 0,14 ind/ekor (sangat rendah), sedangkan pada M. niger prevalensinya 20% (sering) dengan intensitas 0,2 ind/ekor (sangat rendah). Neoechinorhynchus sp. hanya ditemukan pada M. niger dengan prevalensi 12% (sering) dan intensitas 0,33 ind/ekor (sangat rendah). Sementara itu, O. niger juga terinfeksi dengan prevalensi 17% (sering) dan intensitas 0,25 ind/ekor (sangat rendah). Temuan tersebut mengindikasikan bahwa infeksi parasit pada ikan pogot di Selat Bali tergolong rendah, namun tetap perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi kesehatan ikan dan keberhasilan budidaya.

Published

2026-04-25

How to Cite

Sya’adah, S. R., Pratiwi, S. A., Safira, A., Febrianto, D., Bintang, M. N., Pardede, M. A., & Ambarwati, D. (2026). Survei parasitologi ikan pogot (Odonus niger dan Melichthys niger) dari Selat Bali, Indonesia: Karakterisasi morfologi, penilaian intensitas dan prevalensi. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 6(1), 37–44. https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i1.59610

Issue

Section

Artikel Penelitian