Efektivitas salep antijerawat ekstrak daging buah pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Propionibacterium acnes secara in vitro dan in vivo

Authors

  • Irgi Indrawan Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Aulya Satriani Gumilar Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Riani Nabila Putri Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Risti Mulyani Nur 'Kauthsar Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Revinda Janiar Andika Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Jujun Ratnasari Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i2.61603

Abstract

Jerawat merupakan kondisi dermatologis peradangan kulit kronis akibat kolonisasi Propionibacterium acnes, produksi sebum berlebih, dan keratinisasi abnormal. Buah pala (Myristica fragrans Houtt.) mengandung flavonoid, alkaloid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas salep ekstrak daging buah pala terhadap P. acnes. Ekstrak diperoleh dengan maserasi etanol 96% selama 72 jam, diformulasikan dalam konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80%, serta diuji bersama kontrol positif (Clindamycin) dan negatif (aquadest). Hasil in vitro menunjukkan konsentrasi 60% memiliki zona hambat rata-rata 13,5 ± 0,58 mm (kategori kuat). Uji in vivo pada mencit menunjukkan salep ekstrak pala 60% menurunkan jumlah jerawat rata-rata 4,56 ± 2,18 buah, mendekati kontrol positif (2,50 ± 1,33 buah). Analisis One Way ANOVA menghasilkan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05), menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan, dengan uji lanjut Tukey menegaskan bahwa perbedaan signifikan terdapat antara kontrol negatif dengan kontrol positif maupun pala 60%, sedangkan pala 80% tidak berbeda nyata. Dengan demikian, ekstrak daging buah pala konsentrasi 60% berpotensi sebagai bahan aktif salep antijerawat dengan efektivitas mendekati Clindamycin.

Published

2026-07-02

How to Cite

Indrawan, I., Gumilar, A. S., Putri, R. N., ’Kauthsar, R. M. N., Andika, R. J., & Ratnasari, J. (2026). Efektivitas salep antijerawat ekstrak daging buah pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap Propionibacterium acnes secara in vitro dan in vivo. Filogeni: Jurnal Mahasiswa Biologi, 6(2), 185–195. https://doi.org/10.24252/filogeni.v6i2.61603

Issue

Section

Artikel Penelitian