Uji Akurasi Arah Kiblat Masjid di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto

  • Arwan Ahmad Prodi Ilmu Falak FSH UINAM
    (ID)
  • Irfan Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar
    (ID)
  • Abdi Wijaya Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

Pokok permasalah dalam penelitian ini adalah bagaimana uji akurasi arah

kiblat masjid di kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto. Dari pokok masalah

tersebut dibagi menjadi dua sub masalah, yaitu: 1. Bagaimana metode penentuan

arah kiblat masjid di kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto? 2. Bagaimana

akurasi arah kiblat masjid di kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto?.

Jenis penelitian yang digunakan skripsi ini yaitu penelitian lapangan (field

research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dimana peneliti melakukan

observasi langsung terhadap objek kajian di lapangan, dan tentunya tetap pada

penggunaan logika untuk analisis. Penggunaan logika tetap digunakan untuk

memahami fenomena yang di alami oleh objek penelitian secara keseluruhan, dan

melalui deskripsi formal teks dan bahasa, dalam konteks alam yang khusus dan

dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah.1 Adapun sumber data yang

digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yakni data yang

diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan responden dan informan.

Kemudian sumber data sekunder yakni data yang digunakan sebagai data

pendukung dan data pelengkap seperti, tulisan ilmiah yang berupa buku, jurnal,

skripsi, dan tulisan yang berkaitan dengan objek penelitian ini. Serta sumber data

tersier yakni bahan atau data yang memberikan petunjuk maupun penjelasan

terhadap data primer dan data sekunder, seperti kamus, ensiklopedia, dan lain-lain.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode penentuan arah kiblat

masjid di kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto ialah menggunakan metode

kiblat tracker, metode busur kiblat, metode dioptra, serta metode tongkat istiwa.

Dari beberapa metode ini, penulis meyakini bahwa tingkat keakurasian hasil

pengukuran sangat tepat. Uji hasil praktek pengukuran arah kiblat masjid di

kecamatan Binamu kabupaten Jeneponto bahwa keseluruhan hasil pengukuran arah

kiblat masjid di lingkungan tersebut mengalami kemelencengan, padahal perlu kita

ketahui bahwa 1̊ saja perbedaan arah kiblat masjid bisa mencapai 110 km jaraknya

dari arah kiblat sebenarnya, yakni Masjidil Haram.

Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan kepada para pihak yang

berwenang dalam hal ini Kementerian Agama hendaknya lebih peduli dalam

memberikan pemahaman mengenai metode dalam menetukan arah kiblat, terutama

pada masjid-masjid tua yang rentan memiliki kemelencengan arah kiblat.

Kata Kunci: Uji, Akurasi, Arah Kiblat Masjid

Published
2023-12-17
How to Cite
Ahmad, A., Irfan, & Wijaya , A. (2023). Uji Akurasi Arah Kiblat Masjid di Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto . HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak, 4(3), 1-28. https://doi.org/10.24252/hisabuna.v4i3.38116
Abstract viewed = 73 times