studi ketimpangan distribusi pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten luwu timur

  • Romi Sopal Romi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)
  • Amiruddin Amiruddin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Abdul Rahman Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

Permasalahan besar yang pada umumnya terjadi dinegara berkembang termaksud di Indonesia adalah masalah diparitas atau ketimpangan ditribusi pendapatan antara penduduk berpenghasilan tiggi denga penduduk berpenghasilan rendah serta tingkat kemiskian yang berkepanjangan. Salah satu dalam mengatasi disparitas ialah dengan pelaksanaan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sehingga dapat mendorong terjadinya peningkatan pendapatan dalam jangka panjang. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang ingin mengetahui hal-hal apa saja yag mempengaruhi tingkat disparitas distribusi pendapatan melalui pertumbuhan ekonomi.

Dalam penelitian ini menggunakan metode path analysis dimana  analisis jalur (Path Analysis) merupakan pengembangan analisis multi regresi, sehingga analisis regresi dapat dikatakan sebagai bentuk khusus dari analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variable populasi, Upah Minimum Kabupaten, dan kontribusi sektor pertambangan berpengaruh langsung dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Untuk variable populasi dan Upah Minimum Kabupaten memiliki pengaruh terhadap ketimpangan  distribusi pendapatan sedangkan variable sektor pertambagan tidak memiliki pengaruh. Dan kemudian pengujian variable pertumbuhan ekonomi dengan ketimpanga pendapatan memiliki pengaruh yang positif.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Romi Sopal Romi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Jurusan Ilmu Ekonomi
Abdul Rahman, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Jurusan Ilmu Ekonomi

References

Arianto, C. E., Adenan, M., & Dwipayana, I. (2015). Pengaruh Jumlah Penduduk dan Angka Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Jember. Jurnal ISEI Jember, 5(April), 4–14.

Bluestone, B., & Harrison, bennett. (2001). Growing Prosperity The Battle for Growth with Equity in the Twenty-first Century, With a new preface. Univ of California Press.

BPS. (2021). Luwu Timur dalam Angka, 2021.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hadi, agus setiawan. (2006). Perpajakan Penfaharawan Pemerinth. PT. Raja Grafindo Persada.

Handayani, N. S., Bendesa, I. K. ., & Yuliarm, N. N. (2016). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana ( Unud ), Bali , Indonesia Abstrak Pendahuluan Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan pendudukyang disertai denga. 10, 3449–3474.

Hermawan, H. R., Sugema, I., & Sahara. (2014). Pengaruh Sektor Pertambangan terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Manusia. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/71322

Ikhsan, A. K., Ariusni, A., & Putri, D. Z. (2019). Analisis Pengaruh Sektor Pertanian, Sektor Pertambangan, Dan Sektor Industri Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Pembangunan, 1(3), 731–738.

Iskandar Putong. (2007). Ekonomi Mikro dan Makro. Mitra Wacana Media.

Jhingan. (1994). Pertumbuhan Ekonomi Sebagai Kenaikan Jangka Panjang.

Lestari, Devi, Rahmi, D., & Julia, A. (2019). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan di Jawa Barat pada Tahun 2000-2018 Effect Of Economic Growth on Income Distribution in West Java in 2000-2018 untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat. Prosiding Ilmu Ekonomi UNISBA, 5(1), 68–74.

Lestari, Diana. (2016). Dampak Investasi Sektor Pertambangan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Tenaga Kerja. Forum Ekonomi, 18(2), 176–186.

LIPI. (1994). Puslitbang Ekobank.

Lokiman, D., Ch, D., & Luntungan, A. Y. (2012). Pengaruh Upah Minimum Provinsi ( Ump ) Dan Investasi Swasta Terhadap Penyerapan Tenaga. 43–61.

Luh, N., & Yuni, P. (2015). Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk Yang Bekerja Dan Investasi Terhadap Ketimpangan Distribusi Pendapatan Melalui Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Di Provinsi Bali. Piramida, 11(1), 20–28.

Sari, N. S., Nazamuddin, & muhammad, N. (2015). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(2), 40–53.

Suryana. (2000). Ekonomi Pembangunan: Problematika serta Pendekatan. Salemba Empat.

Syamsir, A., & Rahman, A. (2018). Menelusur Ketimpangan Distribusi Pendapatan Kabupaten dan Kota. EcceS (Economics, Social, and Development Studies), 5(1), 22. https://doi.org/10.24252/ecc.v5i1.5235

Tambunan, T. H. (2001). Perekonomian Indonesia. Salemba Empat.

Tambunan, T. H. (2016). Perekonomian Indonesia. Ghalia Indonesia.

Todaro, Michael, P. (2000). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga (TUJUH). Erlangga.

Todaro, M. P. (2003). Pembangunan Ekonomi Di Dunia Ketiga. Ghalia Indonesia.

Utami, P. S. (2018). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Banten Tahun 2010–2016. 19(1), 1–10. http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/2064

Published
2021-08-10
How to Cite
Romi, R. S., Amiruddin, A., & Rahman, A. (2021). studi ketimpangan distribusi pendapatan dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten luwu timur. ICOR: Journal of Regional Economics, 2(2). Retrieved from https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/icor/article/view/23339
Section
Volume 2 Nomor 2 Agustus (2021)
Abstract viewed = 351 times