TRANSFORMASI BTN SYARIAH DAN VICTORIA SYARIAH MENJADI BANK SYARIAH NASIONAL (BSN) DALAM PENGUATAN DAYA SAING PERBANKAN SYARIAH INDONESIA

Authors

  • Wella Aulia Agusti Program studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi
  • Lucky Enggrani Fitri Program studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi
  • Yusuf Zaini Aprizal Program studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.67433

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah menjadi Bank Syariah Nasional (BSN) dalam rangka memperkuat daya saing industri perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini secara khusus mengkaji implementasi transformasi kelembagaan yang ditinjau dari aspek regulasi, kelembagaan, dan strategi integrasi, serta menganalisis peluang dan tantangan yang muncul dalam proses transformasi tersebut. Selain itu, penelitian ini juga menilai transformasi kelembagaan bank syariah dari perspektif maslahah dalam ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (literature review). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti laporan keuangan perbankan, regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), laporan tahunan bank, serta literatur ilmiah berupa buku dan jurnal yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis literatur secara sistematis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika transformasi kelembagaan bank syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi BTN Syariah dan Bank Victoria Syariah menjadi Bank Syariah Nasional merupakan langkah strategis dalam memperkuat struktur industri perbankan syariah di Indonesia. Transformasi ini membuka peluang peningkatan skala usaha, penguatan kapasitas pembiayaan, serta perluasan akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat. Namun demikian, proses tersebut juga menghadapi tantangan, seperti kebutuhan peningkatan efisiensi operasional, penguatan manajemen risiko, serta integrasi sistem dan tata kelola kelembagaan. Ditinjau dari perspektif maslahah, transformasi ini berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui penguatan stabilitas, kepercayaan, dan inklusi keuangan syariah.

Kata Kunci: transformasi kelembagaan, bank syariah nasional, daya saing, perbankan syariah, maslahah.

 

Abstract

This study aims to analyze the transformation of BTN Syariah and Bank Victoria Syariah into a National Sharia Bank (Bank Syariah Nasional/BSN) in order to strengthen the competitiveness of the Islamic banking industry in Indonesia. Specifically, this research examines the implementation of institutional transformation from regulatory, institutional, and integration strategy perspectives, as well as analyzes the opportunities and challenges arising from the transformation process. In addition, this study also evaluates the institutional transformation of Islamic banking from the perspective of maslahah in Islamic economics. This research employs a descriptive qualitative approach using a library research method. The data used in this study are secondary data obtained from various sources, including banking financial reports, regulations issued by the Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan/OJK), bank annual reports, as well as relevant academic literature such as books and scientific journals. Data analysis was conducted through systematic identification, classification, and synthesis of literature to obtain a comprehensive understanding of the dynamics of institutional transformation in Islamic banking. The results indicate that the transformation of BTN Syariah and Bank Victoria Syariah into a National Sharia Bank represents a strategic step to strengthen the structure of the Islamic banking industry in Indonesia. This transformation provides opportunities to increase business scale, strengthen financing capacity, and expand access to Islamic financial services for the public. However, the process also faces several challenges, including the need to improve operational efficiency, strengthen risk management, and integrate systems and institutional governance. From the perspective of maslahah, this transformation has the potential to provide broader benefits for society by strengthening stability, public trust, and Islamic financial inclusion.

Keywords: institutional transformation, national sharia bank, competitiveness, Islamic banking, maslahah.

 

Downloads

Published

2026-08-04

Issue

Section

Volume 7 Nomor 3 April 2026