STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA PULAU RENGAS

Authors

  • Syakila Putri Fadhillah Universitas Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Ahsan Putra Hafiz Universitas Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.68975

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan UMKM berbasis ekonomi kreatif pada usaha Tahu Zialdi di Desa Pulau Rengas dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pengembangannya, khususnya bagi pemilik dan karyawan. Keberadaan UMKM ekonomi kreatif pada usaha Tahu Zialdi dinilai mampu mendorong perbaikan kondisi perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan pengalaman dan kreativitas, sekaligus membuka peluang kerja baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan usaha Tahu Zialdi dilakukan melalui inovasi produk berbasis ide kreatif, seperti pemanfaatan ampas tahu menjadi kerupuk dan penggunaan kemasan anyaman bambu (besek) yang menambah daya tarik konsumen. Strategi ini berdampak pada peningkatan jumlah produksi dan pesanan, sehingga pendapatan pemilik dan karyawan juga meningkat. Pendapatan karyawan yang sebelumnya sebesar Rp300.000 naik menjadi Rp500.000–Rp600.000 per bulan. Adapun hambatan dalam pengembangan UMKM ini meliputi aspek pemasaran, operasional, keuangan, pengalaman dan kreativitas, keterampilan tenaga kerja, etos kerja, kesempatan kerja, serta keterbatasan modal. Meski demikian, hambatan tersebut dapat diminimalkan melalui penerapan strategi pengembangan usaha yang tepat, terencana, dan berkelanjutan.

Kata Kunci: Strategi Pengembangan UMKM, Ekonomi Kreatif, Pendapatan Ekonomi mayarakat

 

Abstract

This study aims to analyze the development strategy of a creative economy-based MSME at Tahu Zialdi in Pulau Rengas Village in an effort to increase community income, as well as to identify the factors that hinder its development, especially for the owner and employees. The existence of this creative economy-based MSME is considered capable of improving the community’s economic condition through the use of experience and creativity while also creating new job opportunities. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing and verification. The findings show that Tahu Zialdi’s business development strategy is carried out through creative product innovation, such as processing tofu waste into crackers and using woven bamboo packaging (besek), which increases the product’s attractiveness to consumers. This strategy has contributed to an increase in production and orders, which in turn has raised the income of both the owner and employees. Employees’ monthly income increased from Rp300,000 to around Rp500,000–Rp600,000. The obstacles faced in developing this MSME include marketing, operational, and financial aspects, as well as limited experience and creativity, labor skills, work ethic, job opportunities, and capital. However, these barriers can be minimized through proper, well-planned, and sustainable business development strategies.

Keywords: MSME Development Strategy, Creative Economy,  Community Economic Income.

Downloads

Published

2026-07-07

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026