ANALISIS DAMPAK PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DAN KONDISI PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI INDONESIA

Authors

  • Natalia Universitas Negeri Medan
  • Nadia Vega Surbakti Universitas Negeri Medan
  • Hottarida Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Bonaraja Purba Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.69215

Abstract

Abstrak

Struktur ketenagakerjaan dan dinamika ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini menganalisis dampak pertumbuhan penduduk terhadap tingkat pengangguran dan kondisi perekonomian masyarakat. Penelitian ini menggunakan studi dokumentasi laporan BPS 2026 serta bahan kepustakaan yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk Indonesia menurun dari 1,36% pada tahun 2016 menjadi 1,07% pada tahun 2022, dengan total penduduk 284,67 juta pada tahun 2025. TPT turun dari 7,07 persen pada tahun 2020 menjadi 4,74 persen pada tahun 2025, dengan penambahan 9,39 juta pekerja baru dibandingkan tahun 2015, meskipun teori Malthus (1798) dan Sukirno (2016) menyatakan korelasi positif antara pertumbuhan penduduk dan pengangguran. Variabel mediasi seperti kualitas sumber daya manusia melalui IPM dan pertumbuhan ekonomi telah terbukti lebih dominan dalam menentukan pengangguran daripada jumlah penduduk. Dengan demikian, bonus demografi 2030 dapat menjadi aset ekonomi jika didukung oleh kesempatan kerja yang memadai dan kualitas sumber daya manusia yang memadai. Studi menunjukkan bahwa ekonomi nasional Indonesia mampu menyerap peningkatan tenaga kerja, dengan 147,91 juta orang bekerja pada tahun 2025.

Kata Kunci: bonus demografi, ekonomi masyarakat, ketenagakerjaan, pertumbuhan penduduk, tingkat pengangguran terbuka

 

Abstract

Indonesia's employment structure and economic dynamics are heavily influenced by population growth. Using qualitative methods, this study analyzes the impact of population growth on unemployment rates and the economic conditions of the community. This study uses documentation studies of the 2026 BPS report and relevant literature. The results show that Indonesia's population growth will decline from 1.36% in 2016 to 1.07% in 2022, with a total population of 284.67 million in 2025. The unemployment rate (TPT) will decrease from 7.07 percent in 2020 to 4.74 percent in 2025, with the addition of 9.39 million new workers compared to 2015, although the theories of Malthus (1798) and Sukirno (2016) state a positive correlation between population growth and unemployment. Mediating variables such as the quality of human resources through the HDI and economic growth have been shown to be more dominant in determining unemployment than population size. Thus, the 2030 demographic bonus can be an economic asset if supported by adequate job opportunities and qualified human resources. Studies show that Indonesia's national economy is capable of absorbing an increased workforce, with 147.91 million people employed by 2025.

Keywords: demographic bonus, community economy, employment, population growth, open unemployment rate

Downloads

Published

2026-08-04

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026