PRAKTIK KERJASAMA MODAL DAN PENGELOLAAN USAHA PADA UMKM SYMCOFFE: ANALISIS BERDASARKAN PRINSIP AKAD SYARIAH

Authors

  • Muhammad Khotibul Umam Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Nia Uswatun Khasanah Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Ashyla Syahadi Zinda Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Ubbadul Adzkiya’ Universitas Wahid Hasyim Semarang
  • Abdillah Nurul Bahri Universitas Wahid Hasyim Semarang

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v8i1.70473

Abstract

Abstrak

Kerja sama antara pemilik modal dan pengelola usaha merupakan salah satu bentuk aktivitas ekonomi yang banyak diterapkan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kerja sama modal dan pengelolaan usaha pada UMKM Symcoffe serta kesesuaiannya dengan prinsip akad mudharabah dalam hukum ekonomi syariah. Penelitian menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Supervisor UMKM Symcoffe, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kerja sama di UMKM Symcoffe menggunakan akad mudharabah, di mana pemilik modal bertindak sebagai shahibul maal dan pengelola usaha sebagai mudharib. Pembagian keuntungan dilakukan melalui sistem bagi hasil, sedangkan pengelola diberikan kewenangan dalam menjalankan operasional usaha. Praktik tersebut secara umum telah sesuai dengan prinsip akad mudharabah dalam hukum ekonomi syariah. Namun, penelitian juga menemukan bahwa akad masih dilakukan secara lisan dan belum mengatur secara rinci mekanisme pembagian keuntungan maupun penanggungan kerugian. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan akad secara tertulis agar memberikan kepastian hukum serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha.

Kata Kunci: akad mudharabah, hukum ekonomi syariah, kerja sama usaha, UMKM, Symcoffe.

Abstract

Cooperation between capital owners and business managers is a common practice among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to analyze the implementation of capital cooperation and business management at Symcoffe MSME and examine its conformity with the principles of the mudharabah contract in Islamic economic law. This research employed a qualitative field research approach. Data were collected through interviews with the Supervisor of Symcoffe MSME, observations, and documentation, and were analyzed descriptively. The findings indicate that Symcoffe implements a mudharabah contract, where the capital owner acts as the shahibul maal, while the business manager serves as the mudharib. Profit is distributed based on a profit-sharing system, and the manager is authorized to conduct daily business operations. In general, the implementation is consistent with the principles of the mudharabah contract in Islamic economic law. However, the study also found that the agreement is still conducted orally and lacks detailed provisions regarding profit-sharing ratios and risk allocation. Therefore, a written agreement is recommended to enhance legal certainty and accountability in business management.

Keywords: Business Cooperation; Islamic Economic Law; Mudharabah; MSMEs; Symcoffe.

 

Downloads

Published

2026-10-31

Issue

Section

Volume 8 Nomor 1 Oktober 2026