PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP SISTEM COD CEK DULU SHOPEE BERDASARKAN PERSPEKTIF FATWA DSN-MUI (Studi Kasus Pada Universitas Jombang)

Authors

  • Amin Awal Amarudin Universitas KH. A. Wahab Chasbullah
  • Linda Selviana Universitas Kh. A. Wahab Hasbullah

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v7i4.71359

Abstract

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya penggunaan sistem pembayaran Cash on Delivery (COD) Cek Dulu di Shopee di kalangan mahasiswa, sementara pemahaman terkait kepatuhan syariah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif ketertarikan mahasiswa menggunakan COD Cek Dulu serta memahami pandangan mahasiswa Universitas Jombang terhadap kesesuaiannya dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melalui wawancara mendalam terhadap 20 mahasiswa pengguna COD Cek Dulu. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan validasi triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memilih COD Cek Dulu karena dinilai praktis, aman, dan menawarkan harga lebih murah melalui diskon. Selain itu, mahasiswa meyakini bahwa sistem ini telah memenuhi syarat jual beli yang sah serta terhindar dari unsur riba, gharar, dan penipuan sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan kajian dengan pendekatan berbeda atau menambah jumlah responden agar hasil penelitian lebih komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kata Kunci: Pemahaman Mahasiswa, COD Cek Dulu Shopee, Fatwa DSN MUI tentang COD Cek Dulu

Abstract

This study is motivated by the increasing use of the Cash on Delivery (COD) “Check First” system on Shopee among students, while understanding of its compliance with sharia principles remains limited. The aim of this study is to examine the motives behind students’ interest in using COD “Check First” and to understand the perspectives of Jombang University students regarding its conformity with the fatwa issued by the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI). The method used is a qualitative approach with a case study design, involving in-depth interviews with 20 students who have used COD “Check First.” Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, with validation through triangulation of sources and techniques. The findings indicate that most students choose COD “Check First” because it is considered practical, safe, and offers lower prices through discounts. In addition, students believe that this system fulfills the requirements of a valid sale and purchase and is free from elements of riba, gharar, and fraud in accordance with the DSN-MUI fatwa. Future research is recommended to further develop this topic using different approaches or a larger number of respondents to produce more comprehensive and reliable results.

Keywords: Student Understanding, COD Check First Shopee, DSN MUI Fatwa on COD Check First

Downloads

Published

2026-08-01

Issue

Section

Volume 7 Nomor 4 Juli 2026