INTEGRASI KEARIFAN LOKAL PESISIR DALAM PEMBELAJARAN PAI UNTUK PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI SDN 1 KEDUNGREJO MUNCAR

Authors

  • Farah Maimunah Universitas Al-Amien Prenduan
  • Muru'atul Afifah Universitas Al-Amien Prenduan

DOI:

https://doi.org/10.24252/iqtishaduna.v8i1.73707

Abstract

Abstrak

Indonesia sebagai negara majemuk menghadapi tantangan membangun kehidupan keberagamaan yang harmonis, sehingga moderasi beragama menjadi pendekatan penting yang perlu ditanamkan melalui pendidikan, termasuk pembelajaran PAI di sekolah dasar yang semestinya dikembangkan secara kontekstual dengan memanfaatkan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI berbasis kearifan lokal pesisir di SDN 1 Kedungrejo, Muncar, Banyuwangi, dengan fokus pada bentuk kearifan lokal yang relevan, proses pemilihan dan integrasi nilai, proses internalisasi dalam sikap peserta didik, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles et al. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Petik Laut mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian lingkungan yang relevan dengan moderasi beragama. Guru PAI melakukan pemilihan dan pemaknaan nilai secara cermat melalui alur pengalaman budaya, pemilihan nilai, pemaknaan Islami, pengaitan dengan materi PAI, hingga pengalaman belajar peserta didik, meskipun integrasinya belum sepenuhnya terstruktur dalam perangkat pembelajaran. Internalisasi nilai tampak pada sikap peserta didik yang lebih kooperatif, menghargai teman, peduli lingkungan, dan berani berpendapat. Faktor pendukung meliputi antusiasme peserta didik, dukungan guru dan sekolah, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan waktu kurikulum, kurangnya bahan ajar kontekstual, dan kebutuhan pelatihan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal pesisir berpotensi menjadi sumber dan konteks pedagogis dalam menginternalisasikan moderasi beragama secara kontekstual dan bermakna sejak usia sekolah dasar.

Kata Kunci : kearifan lokal, moderasi beragama, pembelajaran PAI, petik laut

Downloads

Published

2026-10-18

Issue

Section

Volume 8 Nomor 1 Oktober 2026