Peran Peran Generasi Muda dalam Mempertahankan Nilai Budaya Lokal di Era Globalisasi

Peran Lembaga Perlindungan Anak dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anak

Penulis

  • Ummu Kalsum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Abstrak

Globalisasi membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk cara generasi muda mengakses dan mengadopsi budaya, di mana arus budaya asing yang masuk melalui media digital, internet, dan platform hiburan global berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal yang telah lama menjadi identitas bangsa, sehingga tanpa upaya pelestarian yang terstruktur, banyak nilai budaya lokal terancam mengalami kemunduran bahkan kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran generasi muda dalam mempertahankan nilai budaya lokal di era globalisasi, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan mereka dalam kegiatan pelestarian budaya, serta merumuskan strategi efektif untuk memperkuat kesadaran budaya di kalangan pemuda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 30 informan yang dipilih secara purposive, meliputi pemuda berusia 17–25 tahun, tokoh adat, dan pendidik dari tiga daerah di Indonesia yang memiliki kekayaan budaya lokal, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kesadaran yang cukup tinggi terhadap pentingnya budaya lokal, namun keterlibatan aktif mereka masih terbatas pada kegiatan seremonial dan formal; faktor pendorong meliputi dukungan keluarga, pendidikan berbasis budaya, dan ketersediaan komunitas lokal, sedangkan hambatan utama berupa minimnya akses informasi budaya yang menarik secara digital, kurangnya ruang ekspresi kreatif, serta tekanan dari tren budaya global. Generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen pelestarian budaya lokal apabila didukung ekosistem yang kondusif, sehingga penelitian ini merekomendasikan integrasi nilai budaya lokal ke dalam kurikulum pendidikan formal, pengembangan platform digital berbasis konten budaya lokal yang kreatif dan relevan, serta kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan komunitas dalam menciptakan program pelestarian budaya yang berkelanjutan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Terbitan

Bagian

Artikel