Identifikasi Jenis dan Kerapatan Padang Lamun di Pulau Samatellu Pedda Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep

  • M. FADJRIN ADIM Jurusan Biologi, Fak. Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar
  • HASYIMUDDIN A Jurusan Biologi, Fak. Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar
  • ERNAWATI KASENG Jurusan Biologi, Fak. Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar

Abstract

Padang lamun di Indonesia memiliki luas sekitar 30.000 km2 dan berperan penting di ekosistem laut dangkal, karena merupakan habitat bagi ikan dan biota perairan lainnya. Lamun di Pulau Samatellu Pedda sangat bervariasi dan memiliki jenis yang cukup banyak, pertumbuhan lamun di Pulau ini masih kecil karena masyarakat baru memahami pentingnya lamun. Pengambilan sampel lamun dilakukan dengan metode line transek garis, yaitu teknik pengukuran dan pengamatan yang dilakukan sepanjang jalur yang dibuat dengan diberi jarak antar garis ukur. Hasil penelitian di Pulau Samatellu Pedda adalah jumlah spesies yang didapatkan yaitu 5: Cymodocea rotundata, Halophilla ovalis, Thalassia hemprichi, Syringodium isoetifolium, Halodule uninervis, jumlah jenis lamun yang banyak didapatkan pada stasiun II ada 5 jenis, dan jumlah individu yang banyak pada stasiun III dengan jumlah jenis tiga, sedangkan distasiun I jumlah spesies yang didapatkan berkurang karena faktor penyebab aktifitas warga yang ada di Pulau Samatellu Pedda.

 

Kata kunci: Padang lamun, Pulau Samatellu Pedda, Pangkep

Abstract viewed = 226 times