Penyuluhan Permainan Tradisional sebagai Revitalisasi Budaya Lokal di SD Negeri 2 Jayabakti
DOI:
https://doi.org/10.24252/rkjpm.v4i1.65943Keywords:
Budaya Lokal, Revitalisasi, Permainan TradisionalAbstract
Program ini bertujuan untuk merevitalisasi permainan tradisional sebagai upaya pelestarian budaya lokal serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan peserta didik kelas V SD Negeri 2 Jayabakti yang berfokus pada permainan tradisional Buton. Pelaksanaan kegiatan melalui tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Hasil program ini membuktikan bahwa permainan tradisional efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik, juga menanamkan nilai-nilai karakter serta menumbuhkan kepedulian terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, integrasi permainan tradisional dalam satuan pembelajaran di sekolah dapat menjadi salah satu upaya yang efektif mendukung keterampilan fisik, sosial dan kultural peserta didik secara berkesinambungan.
References
Hartinawanti, H., & Nurhayati, N. (2025). Internalizing PO-5 (Pomaemaeka) values to prevent educational transgressions: Focus on sexual violence. ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities, 8(3), 985–992.
Heliani, H., Ardhiyansyah, A., Yuliana, R., & Pahrijal, R. (2024). Revitalisasi per-mainan tradisional Jawa Barat di SDN Cikahuripan Kabupaten Sukabumi. Sci-ences du Nord Community Service, 1(2), 51–56.
Isbandiyah, I., Satinem, Y., Felani, R. O., Salsabilla, K. T., Herlyansah, R. B., & Ha-kim, R. (2025). Pemberdayaan kampung budaya Batu Urip melalui edukasi per-mainan tradisional sebagai media penanaman nilai karakter bangsa ramah anak. Jurnal Medika: Medika, 4(3), 725–731.
Kurniati, E. (2016). Permainan tradisional dan perannya dalam mengembangkan ket-erampilan sosial anak. Kencana.
Lestari, I., Fahrizal, F., Amirzan, A., Hidayat, R., & Syatiri, M. (2025). Revitalisasi permainan tradisional sebagai warisan sejarah dalam meningkatkan aktivitas fisik anak sekolah dasar. Pedamas (Pengabdian Kepada Masyarakat), 3(3), 955–965.
Lestari, W., & Siregar, N. (2017). Potensi permainan tradisional dalam mengem-bangkan keterampilan sosial anak usia sekolah dasar. Seminar Nasional Multidi-siplin Ilmu. https://doi.org/10.31227/OSF.IO/S3FH7
Lubis, R., & Khadijah, K. (2018). Permainan tradisional sebagai pengembangan kecerdasan emosi anak. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 177–186.
Maronta, Y., Sutarto, J., & Isdaryanti, B. (2022, September). Pengaruh permainan tradisional Sulawesi Tenggara terhadap kemampuan motorik kasar anak usia dini. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana (Vol. 5, No. 1, pp. 1223–1228).
Montolalu, B. E. F. (2015). Bermain dan permainan anak. Universitas Terbuka.
Muslihin, H. Y., Respati, R., Shobihi, I., & Shafira, S. A. (2021). Kajian historis dan identifikasi kepunahan permainan tradisional. Sosial Budaya, 18(1), 36–43.
Publiksatu. (2017, Maret 30). Duhh, permainan tradisional Buton mulai punah, ini daftarnya. https://publiksatu.co/baubau/1522807499/duhh-permainan-tradisional-buton-mulai-punah-ini-daftarnya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hartinawanti Hartinawanti, Dina Firliana Nurddin, La Dino

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






