Judicial Considerations on Criminal Conspiracy in Class I Narcotics Crimes

A Study of Tanjung Karang High Court Decision Number 247/Pid.Sus/2024 from an Islamic Law Perspective

Authors

  • Edo Arya Prabowo Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Zainab Ompu Jainah Universitas Bandar Lampung, Indonesia
  • Okta Ainita Universitas Bandar Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24252/shautuna.v7i1.60048

Keywords:

Criminal Conspiracy, Class I Narcotics, Criminal Liability, Court Ruling, Islamic Law

Abstract

Criminal conspiracy in narcotics offenses represents a form of organized crime that poses a serious threat to society and the state. This research aims to analyze the criminal liability of the defendant involved in a conspiracy to possess Class I non-plant-based narcotics, as examined in the High Court Decision No. 247/Pid.Sus/2024/PT Tjk. This study uses a normative juridical and empirical juridical approach. The normative juridical method is based on the review of relevant legal sources, particularly Law No. 35 of 2009 on Narcotics. The empirical juridical method includes interviews with law enforcement officers to understand the application of the law in practice. The results show that the defendant was proven legally and convincingly to have engaged in a criminal conspiracy to unlawfully possess Class I narcotics, specifically methamphetamine (sabu). The judge applied Article 112 paragraph (1) in conjunction with Article 132 paragraph (1) of the Narcotics Law, sentencing the defendant to 7 years of imprisonment and a fine of IDR 1,000,000,000 with a subsidiary of 3 months of detention. This ruling reflects an integrated criminal justice process—investigation, prosecution, and sentencing—that prioritizes fairness and legal certainty. This research recommends that law enforcement officials improve professionalism, independence, and consistency in applying conspiracy provisions to enhance deterrence and combat narcotics distribution more effectively.

Author Biography

Zainab Ompu Jainah, Universitas Bandar Lampung, Indonesia

dosen fakultas hukum universitas bandar lampung

References

Jonaedi Effendi. 2015. Cepat dan Mudah Memahami Hukum Pidana. Jakarta, kencana. Frank E. Hagan. 2013. Pengantar krimonologi Teori, Metode, Dan Perilaku Criminal. Jakarta.

Muhammad Arif Rinaldi Basri, Zainab Ompu Jainah, Indah, Indah Satria. 2021.

Okta Ainita. 2022. “Tanggung Jawab PidaNA Dalam Tindak Pidana Narkotika Berdasarkan Peran Pelaku”. Jurnal Hukum Rectum. Vol.4.No.2.

Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2011 tentang wajib lapor pecandu narkotika. Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 4 Tahun 2010

Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Tanpa Hak Atau Melawan Hukum Melakukan Pemukatan Jahat Untuk Menguasai Narkotika Golongan I Bukan Tanaman (Studi Putusan Nomor:705/Pid.Sus/2020/PN Tjk). Widya Yuridika, Jurnal Hukum. Volume 4. Nomor 1.

Satjipto Rahardjo. 2011. Pengatar Ilmu Hukum. Jakarta,PT Citra Aditya Bakti. Bambang Pernomo. 2004. Asas-asas Hukum Pidana. Yogyakarta, Ghalia Indonesia. Kamus Hukum Bahasa Indonesia. 2017. Badan Pengembangan dan Pembaruan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Budaya.

Undang-Undang Dasar Tahun 1945 Amandemen Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Undang-Undang No. 7 Tahun 1997 tentang Pengesahan Konvensi Perserikatan Bangsa- bangsa tentang pemberantasan peredaran gelap narkotika dan psikotropika

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Hukum Acara Pidana

Van Apeldoorn. 1993. Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta, Pradnya Paramita.

Zainab Ompu Jainah. 2011. Membangun Budaya Hukum Masyarakat Penegak Hukum Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika. Keadilan Progresif. Volume 2, Nomor 2.

Zainab Ompu Jainah. 2017. Budaya Hukum Penegak Hukum Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika. Depok. PT Rajagrafindo persada.

Zainab Ompu Jainah. 2018. Kapita Selekta Hukum Pidana. Tira Smart.

Published

2026-01-31

How to Cite

Prabowo, E. A., Jainah, Z. O., & Ainita, O. (2026). Judicial Considerations on Criminal Conspiracy in Class I Narcotics Crimes: A Study of Tanjung Karang High Court Decision Number 247/Pid.Sus/2024 from an Islamic Law Perspective. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 7(1). https://doi.org/10.24252/shautuna.v7i1.60048

Issue

Section

Artikel