Perpustakaan Umum dengan Pendekatan Arsitektur Hijau di Kabupaten Buton

  • Febi Rachmawati UIN ALAUDDIN MAKASSAR
    (ID)
  • Irma Rahayu Teknik Arsitektur, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar
    (ID)
  • Nursyam Nursyam Teknik Arsitektur, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar
    (ID)

Abstract

Abstrak_ Persebaran perpustakaan di Indonesia belum menunjukkan keberhasilan yang baik. Kabupaten Buton termasuk wilayah yang perlu adanya pembinaan dan pengembangan perpustakaan umum, untuk itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain Perpustakaan Umum di Kabupaten Buton sebagai tempat atau wadah menyimpan berbagai koleksi bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat umum untuk menambah pengetahuan dan informasi. Metode penelitian diawali dengan cara pengumpulan data yang dilakukan dengan studi literatur, studi preseden, wawancara dan pengamatan langsung ke lokasi. Lokasi pengamatan merupakan wilayah penghasil bahan tambang aspal. Aktivitas pertambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Upaya meminimalisir kerusakan lingkungan yang terjadi salah satunya dengan mendesain bangunan yang ramah lingkungan. Untuk itu konsep arsitektur hijau merupakan pendekatan yang digunakan dalam perancangan Perpustakaan Umum di Kabupaten Buton. Konsep arsitektur hijau yang diaplikasikan fokus pada pencahayaan alami dan green roof. Pengaplikasiannya meliputi: penggunaan kisi-kisi kayu pada fasad, penanaman vernonia elliptica pada area dekat bukaan, penggunaan atap skylight, penggunaan bukaan kaca dan penggunaan intensive green roof.  

Kata kunci : Perpustakaan Umum; Arsitektur Hijau; Kabupaten Buton. 

 

Abstract_ The distribution of libraries in Indonesia has not shown good success. Buton Regency is an area that needs guidance and development of public libraries, for this reason, this research aims to obtain the design of the Public Library in Buton Regency as a place or container to store various collections of reading materials that can be used by the general public to increase knowledge and information. The research method begins with data collection carried out by literature studies, precedent studies, interviews, and direct observation of the location. The observation location is an area that produces asphalt mining materials. Mining activities can cause environmental damage. One of the efforts to mitigate environmental damage that occurs is by designing environmentally friendly buildings. For this reason, the concept of green architecture is the approach used in the design of the Public Library in Buton Regency. The green architectural concept that is applied focuses on natural lighting and green roofs. Its applications include: the use of wooden lattices on the facade, planting vernonia elliptical in areas near openings, use of skylight roofs, use of glass openings, and use of intensive green roofs. 

Keywords :  Public Library; Green Architecture; Buton Regency.

References

Asriningpuri, Handajani, Fajar Kurniawati, and Galih Pambudi. "Teknologi Hijau Warisan Nenek Moyang Di Tanah Parahyangan." Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan 7.1 (2015).

Atmodiwirjo, Paramita, and Yandi Andri Yatmo.(2009). Pedoman Tata Ruang dan Perabot Perpustakaan Umum. Jakarta: Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Budhi S, Ahmad. (2018). Perpustakaan dan Pusat Informasi dengan Pendekatan Green Architecture. Skripsi. Makassar: Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

Brenda dan Robert Vale. (1991). Green Architecture Design for Substainable Future. London: Thames dan Hudson.

Gunawan, Billy, dkk. (2012). Pedoman Energi Efisiensi untuk Desain Bangunan Gedung di Indonesia. Jakarta: Energy Efficiency and Conservation Cleaning House Indonesia.

Kementerian Agama RI. (2016). Al-Quran dan Terjemahnya. Jakarta: Lembaga Percetakan Al-Quran Kementerian Agama RI.

Lechner. “Norbert. Heating, Cooling, Lighting, Design Methods For Architect.” Wiley Interscience publication (1991)

Mulyasari. (2011). Perpustakaan Umum dengan Penerapan Teknologi Informasi di Kabupaten Kutai Timur. Skripsi. Makassar: Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin.

Nasional, Badan Standardisasi. (2009). Perpustakaan umum kabupaten/kota. SNI 7495.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. “Tingkatkan Minat Baca, Pemda Buton Bakal Dirikan Perpustakaan Umum”. Official Website Provinsi Sulawesi Tenggara. https://sultrakini.com/berita/tingkatkan-minat-baca-pemda-buton-bakal-dirikan-perpustakaan-umum. (28 Sempetmber 2018).

Perpustakaan Nasional, R. I. (2000). Pedoman umum penyelenggaraan perpustakaan umum. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Rachmayanti, Sri, and Christianto Roesli. "Green Design dalam Desain Interior dan Arsitektur." Humaniora 5.2 (2014): 930-939.

Rahayu, Lisda, et al. "Layanan perpustakaan." (2014): 1-43.

Republik Indonesia. (2002). Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 38 Tahun 2012 tentang Bangunan Gedung Hijau.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang RI Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.

Saleh, Abdul Rahman. "Manajemen perpustakaan." (2014): 1-45.

Sudarwani, M. Maria. "Penerapan Green Architecture dan Green Building sebagai upaya pencapaian sustainable Architecture." Dinamika Sains 10.24 (2012).

Sulistyo Basuki. (1991). Pengantar Ilmu Perpustakaan”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Supriyanto. (2006). Aksentuasi perpustakaan dan Pustakawan”. Jakarta : IPI PD-DKI Jakarta bekerja sama dengan Sagung Seto.

Sutarno NS. (2006). Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto.

Published
2021-06-30
Section
ARTICLE VOL 3 NO 1, JUNE 2021
Abstract viewed = 587 times