Transisi Gaya Penulisan Historiografi Islam Dari Masa Tradisonal Hingga Masa Konteporer : Telaah Sejarah Lokal
Abstract
Historiografi Islam kontemporer mengalami perkembangan yang signifikan, baik dari segi
metode maupun pendekatan penulisan. Pergeseran tersebut ditandai dengan perubahan
orientasi penulisan sejarah yang tidak lagi hanya berfokus pada kronologi peristiwa politik
dan tokoh-tokoh besar, tetapi juga mengkaji berbagai aspek kehidupan masyarakat secara
menyeluruh melalui pendekatan Sejarah Total (Total History). Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis konsep Sejarah Total sebagai salah satu gaya penulisan dalam
historiografi Islam kontemporer serta menjelaskan penerapannya dalam karya-karya para
sejarawan modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan jenis
penelitian kepustakaan (library research), yang dilakukan melalui tahapan heuristik, kritik
sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan karya-karya historiografi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pendekatan Sejarah Total memberikan perspektif baru dalam
historiografi Islam dengan memandang sejarah sebagai hasil interaksi berbagai aspek
kehidupan, seperti sosial, ekonomi, budaya, agama, dan lingkungan. Pendekatan yang
dipengaruhi oleh pemikiran Mazhab Annales, khususnya Fernand Braudel, ini turut
tercermin dalam karya-karya H.A.R. Gibb, Marshall G.S. Hodgson, dan Ira M. Lapidus
yang menyajikan sejarah masyarakat Islam secara lebih komprehensif. Dengan demikian,
Sejarah Total menjadi salah satu gaya penulisan yang memperkaya historiografi Islam
kontemporer karena mampu menghasilkan rekonstruksi sejarah yang lebih utuh, kritis, dan
multidimensional.