Analisis Hubungan Persepsi Manfaat Yang Dirasakan Terhadap Konsistensi Penggunaan Kondom Pada Waria Pekerja Seks Dalam Pencegahan HIV AIDS di Kota Makassar

Dian Ardyanti Rauf, Antono Suryoputro, Zahroh Shaluhiyah

Abstract


Waria menjadi kelompok dengan risiko tinggi penularan HIV AIDS disebabkan banyaknya daerah pangkalan bagi waria untuk melakukan transaksi seksual dengan pasangan seks. Risiko penularan HIV AIDS besar terjadi pada waria pekerja seks, sehingga untuk mencegah penularan HIV AIDS dapat dilakukan melalui seks yang sehat dengan pemakaian kondom dan pelicin secara rutin dan benar. Perubahan perilaku dikalangan waria pekerja seks masih sangat sulit karena masih rendahnya pemakaian kondom dikalangan waria. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan persepsi manfaat yang dirasakan dengan konsistensi penggunaan kondom pada Waria Pekerja Seks untuk pencegahan HIV AIDS di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian mix methods dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif menggunakan desain sequential explanatory (model kombinasi). Teknik pengumpulan data kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dan data kualitatif menggunakan wawancara mendalam dengan rancangan penelitian menggunakan studi kasus untuk memperkuat hasil kuantitatif yang diperoleh dari Waria Pekerja Seks yang HIV positif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan persepsi manfaat yang dirasakan (p=0,013) dengan konsistensi penggunaan kondom pada Waria Pekerja Seks. Dapat disimpulkan bahwa persepsi manfaat yang dirasakan berhubungan dengan konsistensi penggunaan kondom pada Waria Pekerja Seks untuk pencegahan HIV AIDS.

Kata Kunci: Konsistensi, HIV AIDS, Waria Pekerja Seks.


References


Ridwan A. Modul Surveilans HIV dan AIDS. Jakarta: Komisi Penanggulangan AIDS Nasional. 2013.

UNAIDS/ WHO. Guidelines for second generation HIV Survailance. UNAIDS/ WHO. 2016.

Demartoto A. Perilaku Seksual MSM (Men Who Have Sex With Men) dalam kaitannya dengan HIV AIDS. Lemb Swadaya Masy Gessang. 2011.

Dinas Kesehatan Kota Makassar. Profil Kesehatan Kota Makassar. Dinas Kesehatan Kota Makassar. Makassar; 2017.

LSM YPKDS. Surveilans KPAP Sulawesi Selatan. 2017.

Koes Irianto. Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular. Bandung: Alfabeta; 2014.

Enggarwati Eka. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penularan HIV / AIDS pada Waria Pekerja Seks Di Kabupaten Kudus Tahun 2015. 40–51 p. 2015.

Mutmainnah Faidah. Religiusitas dan Konsep Diri Kaum Waria. 01–04 p. 2013.

Nadhofah Iswatun. Faktor-faktor yang mempengaruhi niat waria untuk menggunakan kondom dan pelicin dalam berhubungan seksual untuk mencegah penularan HIV/AIDS di kabupaten Kendal. Universitas Diponegoro. 2014.

Sugiyono Dr. Prof. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. 2014.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta. 138 p 2012.

Xianhong L, Yunxiao L, Wang H, Guoping he ABW. The Health Belief Model: A Qualitative Study to Understand High-Risk Sexual Behavior in Chinese Men Who Have Sex With Men. Pubmed. 27 (1):66–76. 2016.




DOI: https://doi.org/10.24252/as.v10i2.6051

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY

    

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.