HUBUNGAN TINGKAT STRES PSIKOLOGIS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA

Mei Lina Fitri Kumalasari, Moch Irfan Hadi, Misbakhul Munir

Abstract


The menstrual cycle is the distance between the first day of menstruation and the first period of the next menstruation. One of the faktors that influence the menstrual cycle is stres. Stres can stimulate the release of the hormone cortisol, which is a product of glucocorticoid adrenal cortex. This hormone affects the amount of progesterone in the body. This hormonal imbalance will cause changes in the menstrual cycle. The purpose of this study was to analyze the relationship between stres levels and the menstrual cycle of UIN Sunan Ampel Surabaya students. This research was an observational analytic study with a sampling design using simple random sampling with a total of 30 respondents. Data collection techniques use the DASS 42 questionnaire to measure stres levels and the menstrual cycle pattern questionnaire to measure the menstrual cycle. Data analysis using Fisher's exacs test and the results obtained p = 0.031, so it means that there is a relationship between the level of stres with the menstrual cycl.

ABSTRAK

Siklus menstruasi adalah jarak antara hari pertama menstruasi dengan hari pertama pada menstruasi berikutnya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh stress yang merangsang pengeluaran hormone kortisol yang merupakan produk dari glukokortiroid korteks adrenal yang disintesis di zona fasikulata. Hormon ini mempengaruhi jumlah hormone progesterone di dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon ini akan menyebabkan perubahan siklus menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi mahasiswai UIN Sunan Ampel Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah 30 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 42 untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner pola siklus menstruasi untuk mengukur siklus menstruasi. Analisis data menggunakan Fisher’s exacs test dan didapatkan hasil nilai p=0.031. Hal ini berarti menunjukkan bahwa ada hubungan hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi. Penelitian selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel lain yang mempengarusi siklus menstruasi dan menamba jumlah sampel agar diperoleh data yang lebih baik.


Keywords


Stres; Siklus Menstruasi; Remaja

Full Text:

PDF

References


Dariyo A. Psikologi Perkembangan Remaja. Bogor: Ghalia Indonesia; 2004.

Wong LD. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik (Wong’s Essential of Pediatric Nursing). Jakarta: EGC; 2013.

Wijayanti D. Fakta Penting Seputar Kesehatan Reproduksi Wanita. Jogjakarta: Book Marks; 2015.

Wiknjosastro H. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2011.

Manuaba I. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: EGC; 2009.

Kumalasari MLF. Correlation Between Body Mass Index with Menstrual Cycle on Female Adolescent. International Conference on Sustainable Health Promotion. 2018 Oct 9;100–3.

Greydanus DE, McAnarney ER. Menstruation and its disorders in adolescence. Curr Probl Pediatr. 1982 Aug;12(10):1–61.

Andriana, Aldriana N, Andria. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi pada mahasiswi di Universitas Pasir Pengaraian. Jurnal Maternity and Neonatal. 2018;2(5).

Christian M. Jinakkan Stres: Kiat Hidup Bebas Tekanan. Bandung: Nexx; 2015.

Chomaria N. Tips Jitu dan Praktis Mengusir Stres. Yogyakarta: Diva Press; 2013.

Nst IS. Hubungan Stres Dengan Siklus Menstruasi Yang Tidak Teratur Pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Usu Angkatan 2007. [Medan]: Universitas Sumatera Utara; 2010.

Yudita NA, Yanis A, Iryani D. Hubungan antara Stres dengan Pola Siklus Menstruasi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. JKA. 2017 Oct 12;6(2):299.

Lovibond S.H. Manual for the Depression, Anxiety and Stress Scales (Second Edition). Psychology Foundatiom; 1995.

Nasir A, Abdul M. Dasar-dasar Keperawatan Jiwa: Pengantar dan Teori. Jakarta: Salemba Medika; 2011.

Sood M, Devi A, Mohd Daher AA, Razali S, Nawawi H, Hashim S, et al. Poor Correlation of Stress Levels and Menstrual Patterns among Medical Students. jABs. 2017 Nov 4;2(5):73.

Yamamoto K, Okazaki A, Sakamoto Y, Funatsu M. The Relationship between Premenstrual Symptoms, Menstrual Pain, Irregular Menstrual Cycles, and Psychosocial Stress among Japanese College Students. Journal of PHYSIOLOGICAL ANTHROPOLOGY. 2009;28(3):129–36.

Muniroh S, Widiatie W. (The Relationship Of Stress Level With Adolescent Menstruation Cycle Disorder). 2017;10.

Ekpenyong CE, Davis KJ, Akpan UP, Daniel NE. Academic stress and menstrual disorders among female undergraduates in Uyo, South Eastern Nigeria - the need for health education. Niger J Physiol Sci. 2011 Dec 20;26(2):193–8.




DOI: https://doi.org/10.24252/kesehatan.v12i2.10842

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address:

Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Gowa. Medical and Health Science Faculty, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Email: jkesehatan@uin-alauddin.ac.id

Jurnal Kesehatan is indexed by:

   

View States