ANALISIS PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DALAM PENANGANAN SAMPAH MEDIS PADA PETUGAS CLEANING SERVICE DI RSUD KABUPATEN BEKASI TAHUN 2016

Farsida Farsida, Mirzan Zulyanda

Abstract


Alat Pelindung Diri  (APD) merupakan seperangkat alat keselamatan yang digunakan oleh pekerja untuk melindungi seluruh atau seabagian tubuhnya dari kemungkinan adanya pemaparan potensi bahaya lingkungan kerja terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Petugas cleaning service mempunyai risiko untuk terpajan bahan biologi berbahaya (biohazard). Kontak dengan alat medis sekali pakai (disposable equipment) seperti jarum suntik bekas maupun selang infus bekas, serta membersihkan seluruh ruangan di rumah sakit dapat meningkatkan risiko untuk terkena penyakit infeksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan Alat pelindung Diri dalam Penaganan Sampah Medis pada Petugas Cleaning Service di RSUD Kabupaten Bekasi Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan menggunakan desain studi cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh petugas cleaning service  di RSUD Kab. Bekasi yang berjumlah 50 orang dengan analisis bivariat menggunaka uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 33 orang (66%) responden menggunakan APD dengan lengkap, hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan penggunaan APD dengan variabel pengetahuan (pvalue 0.04 dan OR=9,846), sikap (pvalue 0,002 dan OR=7,750),  umur (pvalue 0,352 dan OR 1,225), Pendidikan (pvalue 0,767 dan OR 0,498), dan masa kerja (pvalue 0,557 dan OR 0,656). Terdapat hubungan bnermakna penggunaan APD dengan pengetahuan dan sikap dimana pvalue <0,05 dan tidak terdapat hubungan bermakna antara pengunaan APD dengan umur, Pendidikan dan masa kerja dimana pvalue>0,005. Saran : diharapkan kepada pihak Rumah Sakit untuk dapat terus meningkatkan  pengetahuan dan sikap  cleaning service dalam penggunaan APD, adapun untuk umur, Pendidikan dan Masa kerja perlu menjadi masukan rumah sakit dalam dengan memberikan edukasi dan pelatihan mengenai pentingnya menggunakan APD dengan baik.

ABSTRACT

Personal Protective Equipment (PPE)  is a set of safety equipment used by workers to protect all or part of the body from the possibility of exposure to potential workplace hazards to occupational accidents and diseases. Cleaning service at risk for exposure to hazardous biological substances (biohazard). Contact with disposable medical instruments (disposable equipment) such as used syringes or IV lines used, as well as clean the whole room in a hospital can increase the risk of infectious diseases. Risk of occupational accidents and occupational diseases can occur against officers. This study aims to determine the factors that affect the use of Personal Protective Equipment in Medical Waste Treatment at Cleaning Service Officer at General Hospital Bekasi District In 2016. This study is a quantitative analytical observation that used cross sectional design. The sample in this study is all of cleaning service officer in General Hospital Bekasi District in 2016.  This study used univariate analysis to describe of the use Personal protective equipment and the factors that affected it. The result study shows that 33 (66,0%) respondent were used Personal protective equipment complete. The result analysis shows that there were significant relation between knowledge and  attitude with the use of personal protective equipment. The variable of age, education, and work period were not significant relation with the use of personal protective equipment. This is may be conclused that respondent who have good knowledge and positive attitude were used personal protective equipment complete than respondent who have bad knowledge and negative attitude. Hopefully to the hospital To give education that the us of personal protective equipment is important and there is impact can be happen if not using personal protective equipment at work.


Keywords


Alat Pelindung diri; Cleaning Service; Rumah Sakit

References


Anies. (2011). Penyakit Akibat Kerja. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Bungawati. A. (2011). Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja pada Petugas Penanganan Sampah di Rumah Sakit Kota Palu. Promotif, 1(1).

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Keputusan Menteri Kesehatan Ri No 1087/Menkes/Sk/Viii/2010.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan. Jakarta.

Fahmi I. (2016). Perilaku Organisasi (Teori, Aplikasi dan Kasus). Bandung: Alfabeta.

Febrianty D. (2012). Gambaran Penggunaan Alat Pelindung Diri Oleh Bidan di Desa Pada Waktu Melakukan Pertolongan Persalinan di rumah dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan.

Harlan A. N & Paskarini I. (2014). Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Apd Pada Petugas Laboratorium Rumah Sakit Phc Surabaya. Indonesan J Enviroment. 1 (1), 107–9.

Hendra Y. M. U. T. S. (2011). Praktik Pemakaian Alat Pelindung Diri (Apd) Pada Radiografer Di Instalasi Radiologi 4 Rumah Sakit Di Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 7 (1), 9–14.

Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia No. Per.08/Men/Vii/2010 Tentang Alat Pelindung Diri.

Khamdani F. (2009). Hubungan Antara Pengetahuan dan Sikap dengan Pemakaian Alat Pelindung Diri Pestisida Semprot Pada Petani di Desa Angkatan Kidul Pati Tahun 2009.

Melandari Y, Afifah E. (2014). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri Pada Cleaning service di Rspi Sulianti Saroso.

Puslitbag. (2016). Ikm Fk Ugm Dan Program S2 Hiperkes Ugm. Puslitbag Ikm Fk Ugm Dan Program S2 Hiperkes Ugm. Yogyakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada.

Septiningsih, E. (2017). Penguatan Masa Kerja dalam Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Petugas Kebersihan. 2017;

Soekidjo Notoatmodjo. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Soekidjo Notoatmodjo. (2011). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Suma’mur. (2009). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Veronika T. (2015). Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Terhadap Pemakaian Alat Pelindung Diri Dalam Penanganan Sampah Medis Pada Petugas Cleaning service Di Rsud Dr. Pirngadi Medan.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) DKI Jakarta. (2016). Survei Sistem Pengelolaan Limbah Rumah Sakit. https://Walhi.Or.Id/

Wekoyla. (2012). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Pendidikan, dan Masa Kerja Bidan Terhadap Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Tindakan Pertolongan Persalinan di Rumah Sakit Umum Provinsi Sulawesi Tenggara dan Rumah Sakit Umum Kota Kendari.

Zahara Ra., Effendi Su., Khairani N. (2017). Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Ditinjau dari Pengetahuan dan Perilaku pada Petugas Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit ( Ipsrs ), 2(2), 153–8.




DOI: https://doi.org/10.24252/kesehatan.v12i1.5736

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Address:

Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Gowa. Medical and Health Science Faculty, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Email: jkesehatan@uin-alauddin.ac.id

Jurnal Kesehatan is indexed by:

 

See Visitor Stats