PERENCANAAN KOORDINASI SIMPANG UNTUK MENANGANI KEMACETAN LALU LINTAS PADA JALAN JENDRAL SUDIRMAN KOTA BALIKPAPAN

Ariesa Ertamy

Sari


Permasalahan kemacetan pada simpang Jalan Jendral Sudirman khususnya simpang tiga Markoni, simpang tiga Le Grendeur, dan simpang tiga Beruang Madu, mengakibatkan konflik, tundaan, serta antrian akibat bertemunya arus lalu lintas antara lengan-lengan disimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan koordinasi simpang untuk menangani kemacetan lalu lintas pada Jalan Jendral Sudirman, Kota Balikpapan. Metode yang dilakukan adalah mengevaluasi kinerja simpang pada empat simpang bersinyal di Jalan Jendral Sudirman. Lalu, penanganan kemacetan lalu lintas simpang dilakukan dengan merencanakan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori koordinasi. Dari hasil analisis kinerja simpang, diketahui bahwa Simpang Tiga Markoni, Simpang Tiga Le Grendeur, dan Simpang Tiga Beruang memiliki nilai derajat kejenuhan ≥ 0.5 dan nilai tundaan simpang rata-rata ≥ 60 det/smp yang menunjukan bahwa simpang-simpang di Jalan Jendral Sudirman mengalami kejenuhan sehingga arus pada simpang tidak stabil atau simpang mengalami kemacetan. Dari hasil analisis koordinasi simpang, diketahui bahwa simpang pada Jalan Jendral Sudirman belum terkoordinasi, dan yang memenuhi syarat koordinasi simpang adalah Simpang Tiga Markoni, Simpang Tiga Le Grendeur, dan Simpang Tiga Beruang. Dari hasil perencanaan waktu siklus simpang, waktu siklus terpanjang yang akan digunakan adalah 140 detik. Sehingga waktu hijau masing-masing lengan pada simpang tiga Markoni yaitu; Utara 30 detik, Selatan 55 detik, dan Barat 40 detik. Waktu hijau masing-masing lengan pada simpang tiga Le Grendeur yaitu; Utara 65 detik, Selatan 35 detik, dan Timur 25 detik. Waktu hijau masing-masing lengan pada simpang tiga Beruang Madu yaitu; Utara 45 detik, Selatan 46 detik, dan Timur 34 detik.


Kata Kunci


koordinasi simpang; tundaan; waktu siklus

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cahyaningrum, F. P (2013). Koordinasi Simpang Bersinyal (Studi Kasus: Simpang Kentungan-Simpang Monjali, Yogyakarta). Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Direktorat Jenderal Bina Marga (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga. Jakarta.

Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur (2018). Jumlah Kendaraan Bermotor Di Kota Balikpapan. Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Timur. Balikpapan.

McShane, W.R., Roess, R.P., dan Prassas, E.S., (1990). Traffic Engineering, 1st ed. Prentice Hall, Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.

Kirono, J.C., Puspasari, N., dan Handayani, N (2018). Analisis Koordinasi Sinyal Antar Simpang (Studi Kasus Jalan Rajawali-Tingang Dan Jalan Rajawali-Garuda). Media Ilmiah Teknik Sipil, Volume 6, Nomor 2, Juni 2018.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota is indexed by

Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota

ISSN Print:  2301-878X ISSN Online: 2541-2973

Urban and Regional Planning Department, Faculty of Science and Technology UIN Alauddin Makassar

Jl. H. M. Yasin Limpo No 36 Samata, Gowa, Sulawesi Selatan

Email: plano.madani@uin-alauddin.ac.id