Politik Penguasaan Bangsa Mongol terhadap Negeri-negeri Muslim pada Masa Dinasti Ilkhan (1260-1343)

Sujati Budi

Abstract


Dalam sejarah Islam, kehancuran dinasti Abbasiyah sebagai pusat peradaban Islam pada masanya yang terjadi pada 10 Februari 1258 oleh serangan bangsa Mongol menyebabkan Islam kehilangan identitasnya. Kehancuran tersebut membawa dampak luar biasa yang pengaruhnya masih bisa dirasakan hingga sampai sekarang, karena pada waktu itu semua bukti peninggalan Islam dihancurkan dan dibumihanguskan tanpa sedikitpun yang tersisa. Namun bukan berarti dengan kehancuran tersebut membuat Islam sebagai agama yang ditaklukan hilang seperti ditelan bumi. Justru dengan Islamlah para penakluk bangsa Mongol yang akhirnya setelah berasimilasi dalam waktu yang lama tertarik hingga akhirnya dari beberapa keturunan bangsa Mongol sendiri memeluk Islam dengan mendirikan dinasti Ilkhaniyah yang berpusat di Tabriz Persia (Iran sekarang). Hal ini tentunya menjadi ketertarikan penulis dalam menggambarkan suatu peristiwa yang unik bahwa para penguasa sendiri yang akhirnya mengikuti kepercayaan yang dianut oleh masyarakatnya berbeda dengan penaklukan-penaklukan suatu bangsa terhadap bangsa lain. Dalam penelitian ini menggunakan metode sejarah (studi historis) yang bersifat deskriptif-analitis dengan menggunakan approach sebagai media dalam menganalisa. Sehingga peristiwa yang telah terjadi bisa diketahui dengan melibatkan berbagai metode keilmuan dengan menggunakan ilmu sosial dan humaniora sebagai approach. Dengan menggunakan ilmu sosial dan humaniora akan mampu menjawab peristiwa yang terjadi pada bangsa Mongol sebagai penguasa atas dunia Muslim menjadikan Islam sebagai agama resmi pemerintahannya pada anak cucu mereka.


Keywords


Bangsa Mongol, Islamisasi, Penguasa, dan Masyarakat

References


Amin, Ahmad. Islam dari Masa ke Masa Cet III. Bandung : Remaja Rosda Karya, 1993.

Arnold, Thomas W. Penerj. Nawawi Rambe. Sejarah Dakwah Islam Cet I. Jakarta : Widjaya, 1981.

Bosworth, C.E, The New Islamic Dynasies Cet I. Columbia : Columbia University Press, 1996.

Hitty, Philips K, penerj. R. Cecep Lukman Yasin, History of The Arabs. Jakarta : PT. Serambi Ilmu Semesta, 2013.

Kartodirjo, Sartono. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Yogyakarta : Ombak, 2017.

Kuntowijoyo. Penjelasan Sejarah (Historical Explanation). Yogyakarta : Tiara Wacana, 2008.

Mufrodi, Ali. Islam di Kawasan Dunia Arab. Jakarta : Logos Wacana Ilmu, 1997.

Supriyadi, Dedi. Sejarah Peradaban Islam, Bandung : Pustaka Setia, 2008.

Spuler, Bertold. History of Mongols : Based on Eastern and Western Accounts of the thirteenth and fourtheen Centuries. London : Routledge & Kegan Paul, 1968.

Tim Riset dan Studi Islam Mesir, Penerj, Arif Munandar Riswanto dkk. Ensiklopedi Sejarah Islam II. Jakarta : Pustaka Al-Kautsar. 2013.

Thohir, Ajid. Sirah Nabawiyah : Nabi Muhammad SAW Dalam Kajian Ilmu sosial-Humaniora. Bandung : Marja, 2014.

Webster, Hutton, Penerj. Sutrisno. Sejarah Dunia Lengkap, Yogyakarta : Indoliterasi, 2016.

Yatim, Badri. Sejarah Peradaban Islam (Dirasah Islamiyah II). Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 1993.




DOI: https://doi.org/10.24252/rihlah.v6i01.5456

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan is indexed by

 

Publisher Address:

Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan is published by Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam Fakultas Adaba dan Humaniora Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

ISSN Print: 2339-0921  ISSN Online: 2580-5762

Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan 
Email: rihlah@uin-alauddin.ac.id

View My Stats