Masyarakat Tionghoa di Makassar dalam Pusaran Konflik Etnis 1965-1997

  • Suardi Kaco. H Ardi Universitas Al Asyariah Mandar
    (ID)
  • Musafir Pababari UIN Alauddin Makassar
    (ID)

Abstract

This article aims to reveal how and why the Tionghoa community in Makassar experienced prolonged ethnic conflict. The method used in this study is the method of writing history with a historical and sociological approach. In the results of the study it was found that the Tionghoa community in Makassar had been present since the 13th century. However, they were involved in the vortex of ethnic conflict since 1965-1997. This conflict resulted in inter-ethnic tensions and socio-economic losses for the Tionghoa community. Nonetheless, they continue to struggle to survive and contribute to the development of the City of Makassar. Their existence inspires the importance of tolerance and harmony in a multicultural society.

References

DAFTAR PUSTAKA

M Darwis, “Harmoni dan Disharmoni Sosial Etnis di Perkotaan: Studi Hubungan Sosial Etnis Makassar dengan Etnis Tionghoa di Kota Makassar” Socius 14, (2013): h. 9-40

Effendy, Muslim A.R., “Tionghoa-Makassar di Tengah Pusaran Sejarah”, dalam Heather Sutherland, dkk, Kontinuitas dan Perubahan dalam Sejarah Sulawesi Selatan, Cet. I; Yogyakarta: Ombak, 2004.

Inpres RI No. 14 Tahun 1967 tentang Agama, kepercayaan, dan Adat Istiadat Cina.

Juditha, Christiany, “Stereotip dan Prasangka dalam Konflik Etnis Tionghoa dan Bugis Makassar” Jurnal Ilmu Komunikasi 12, no. 1 (2015): h. 87-104.

Laily, Kinanthi Nisful, “Dinamika Kehidupan Sosial-Ekonomi Etnis Tionghoa di Makassar pada Masa Orde Baru 1966-1998”, Skripsi. Jember: Fak. Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 2016.

Maknun, Tadjuddin, “Asimilasi Sistem Sapaan Multikultural Cina, Melayu, dan Makassar” disampaikan pada Seminar Bersama Universitas Hasanuddin dan Universitas Kebangsaan Malaysia di Makassar 2011.

Pelras, Christian, The Bugis, Terj. Abdul Rahman Abu, dkk, Manusia Bugis, Cet. I; Jakarta: Nalar bekerjasama Forum Jakarta-Paris, 2006.

Pradadimara, Dias, “Penduduk Kota, Warga Kota, dan Sejarah Kota: Kisah Makassar” dalam Freek Colombijn, dkk, Kota Lama, Kota Baru: Sejarah Kota-kota di Indonesia Sebelum dan Setelah Kemerdekaan, Cet. I; Yogyakarta: Ombak, 2005), h. 256.

Rais, Muhammad, “Merengkuh Umat Khonghucu di Aras Lokal: Potret Pelayanan Kementerian Agama terhadap Penganut Agama Khonghucu di Kota Makassar” dalam Shadiq Kawu, dkk, Spirit Khonghucu: Modal Sosial dalam Merenda Kebangsaan, Cet. I; Jakarta Selatan: Orbit Publishing, 2011.

Sulindo, Koran, “Peristiwa G30S 1965 dan Isu Rasial Tionghoa” https://koransulindo.com/peristiwa-g30s-1965-dan-isu-rasial-tionghoa diakses Selasa 16 Mei 2023.

Surat Edaran Preskab Ampera No. SE-06/Pres.Kab/6/1967 tentang Masalah Cina.

Published
2023-08-04
Abstract viewed = 141 times