Principle of Justice in Compensation for Disputes Due to Breach of Murabahah Contract

Authors

  • Nury Khoiril Jamil University of Jember, Indonesia
  • Dyah Ochtorina Susanti University of Jember, Indonesia
  • Rahmadi Indra Tektona University of Jember, Indonesia

Keywords:

Justice; Compensation; Murabahah

Abstract

Contract default often occurs, as a result the creditor demands compensation from the debtor through the religious court instrument, the murabahah contract as a sharia contract which in fact implements sharia principles has fundamental differences related to compensation. The difference lies in the calculation of compensation only taking into account the original losses suffered and not the loss of future profits. The study focuses on two legal issues, namely the characteristics of compensation and the suitability of the application of compensation cases with the principle of justice in murabahah contract default disputes. This study is a normative legal study with a statutory, conceptual and case approach. The results show that sharia principle compensation has special characteristics, namely the value of compensation is calculated from real losses and does not depend on total future profits. In several cases of this study, the mandated sharia principles often do not become the legal basis for judges in deciding cases of compensation for default so that the principle of justice is not achieved.

References

Book/Decision
Ahmadi Miru, 2007, Hukum Kontrak dan Perancangan Kontrak, (Jakarta: Rajawali Pers.
Amran Suadi, 2017, Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah dalam Teori dan Praktek, Depok: Kencana.
M. Yahya Harahap, 1986, Segi-Segi Hukum Perjanjian, Bandung: Alumni.
Mardani, 2013, Hukum Perikatan Syariah di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika.
Andre Ata Ujan, 2005, Keadilan dan Demokrasi: Telaah Filsafat Politik John Rawls, Yogyakarta: Kanisius.
Departemen Perbankan Syariah, Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023-2027, Jakarta Pusat: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), 2023.
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Putusan No.01/Pdt.GS/2019/PA.Jr, (Jember: Pengadilan Agama Jember, 2019.
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Putusan No.1/Pdt.G/2020/PA.Cms, Ciamis: Pengadilan Agama Ciamis, 2020.
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Putusan No.1291/Pdt.G.S/2019/PA.Btm, Batam: Pengadilan Agama Batam, 2019.
Kementerian PPN/Bappenas, 2020, Kementerian PPN/Bappenas, Insight Buletin Ekonomi Syariah, Jakarta: Komite Nasional Keuangan Syariah.
Oni Sahroni dan Adiwarman A. Karim, 2015, Maqashid Bisnis dan Keuangan Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
R. Setiawan, 1977, Pokok-Pokok Hukum Perikatan, Bandung: Binacipta.
R. Subekti, 1985, Pokok-Pokok Hukum Perdata, Jakarta: PT Intermasa.
Salim HS, 2008, Pengantar Hukum Perdata Tertulis (BW), Jakarta: Sinar Grafika.
Sukarno Aburarea, Muhadar, dan Maskun, 2017, Filsafat Hukum: Teori dan Praktik, Jakarta: Kencana.
Article
Abdul Rachman dan Erik Pratama, Penetapan Margin Dalam Pembiayaan Murabahah, Islaminomic, Vol. 7 No. 2, 2016.
Abdul Rasyid dan Nurizal Ismail, Filosofi Perbankan Syariah: Antara Idealisme dan Pragmatisme, Ijtihad : Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, Vol. 14, No. 1, 2020.
Alifian Billie Dwi Putra, dkk, Akibat Hukum Bagi Nasabah Bank Yang Melakukan Wanprestasi Terhadap Bank Syariah Dalam Akad Murabahah, Jurnal Dialektika Hukum, Vol. 6, No. 1, 2024.
Ana Suheri, Wujud Keadilan dalam Masyarakat di Tinjau dari Perspektif Hukum Nasional, Jurnal Morality, Vol. 4, No. 1, 2018.
I Putu Eka Juliawan Priyanto dan I Made Dedy, Kompilasi Hukum Perikatan, Kertha Wicara, Vol. 9, No. 9, 2020
Iza Hanifuddin, Ganti Rugi Perspektif Fiqh Ekonomi, Jurnal Muslim Heritage, Vol. 5, No. 1, 2020
Lukmanul Hakim dan Amelia Anwar, Pembiayaan Murabahah pada Perbankan Syariah dalam Perspektif Hukum di Indonesia, Al-Urban: Jurnal Ekonomi Syariah dan Filantropi Islam, Vol. 1, No. 2, 2017
Muhammad Ikhlas Supardin dan JM Muslimin, Sengketa Pembiayaan Akad Murabahah (Analisis Komparasi), Al Daulah: Jurnal Hukum Pidana dan Ketatanegaraan, Vol. 11 No. 2, 2022.
Muslim, et.al, Analisis Hukum Ekonomi Syari’ah Terhadap Gugatan Wanprestasi Akad Murabahah Di Pengadilan Agama (Studi Perbandingan Pada Putusan Nomor 0945/Pdt.G/2014/ PA.ME dan Putusan Nomor 2370/Pdt.G/2016/PA.Pwt), ASAS Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, Vol. 13, No. 2, 2021.
Rahmadi Indra Tektona, Dyah Ochtorina Susanti, dan Slamet Ervin Iskliyono, Wanprestasi pada Akad Murabahah (Studi Putusan Nomor 1039/Pdt.G/2014/PA.Pbg), Jurnal Supremasi, Vol. 10, No. 2, 2020.
Soleh Hasan Wahid, Pola Transformasi Fatwa Ekonomi Syariah DSN-MUI Dalam Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia, Ahkam, Vol. 4, No. 2, 2016
Yuni Harlina dan Hellen Lastfitriani, Kajian Hukum Islam Tentang Wanprestasi (Ingkar Janji) Pada Konsumen Yang Tidak Menerima Sertifikat Kepemilikan Pembelian Rumah, Jurnal Hukum Islam, Vol. 17, No. 1, 2017
Zaidah Nur Rosidah dan Lego Karjoko, Orientasi Filosofis Hakim Pengadilan Agama Dalam Menyelesaikan Sengketa Ekonomi Syariah, Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, Vol. 28 N. 1, 2021.
Legislation
Fatwa DSN-MUI No.43/DSN MUI/VIII/2004 Tentang Ganti Rugi (Ta’widh)
Peraturan Bank Indonesia Nomor 7/46/PBI/2005 tentang Akad Penghimpunan dan Penyaluran Dana Bagi Bank yang Melaksanakan Kegiatan Usaha Berdasarkan Prinsip Syariah.
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah
Internet
https://badilag.mahkamahagung.go.id/artikel/publikasi/artikel/ganti-rugi-menurut-hukum-perdata-dan-hukum-islam-oleh-drs-h-abd-salam-s-h-m-h-28-8, diakses pada tanggal 28 Desember 2023.
https://pasarmodal.ojk.go.id/News/Detail/20404, diakses pada tanggal 25 Januari 2024.
OJK, Prinsip dan Konsep Dasar Perbankan Syariah, https://ojk.go.id/id/kanal/syariah/tentang-syariah/Pages/Prinsip-dan-Konsep-PB-Syariah.aspx, diakses 10 Oktober 2024

Downloads

Published

2026-01-18

How to Cite

Nury Khoiril Jamil, Dyah Ochtorina Susanti, & Rahmadi Indra Tektona. (2026). Principle of Justice in Compensation for Disputes Due to Breach of Murabahah Contract. Al-Mashrafiyah: Jurnal Ekonomi, Keuangan, Dan Perbankan Syariah, 9(2), 318–328. Retrieved from https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/almashrafiyah/article/view/54616

Issue

Section

AL-MASHRAFIYAH VOLUME 9 NOMOR 2 (2025)