Hubungan Iklim Organisasi Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Masa Pandemi Covid-19 : Literature Review

  • Rifkal Artha Yuda Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
    (ID)
  • Maridi Marsan Dirdjo Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
    (ID)
  • Enok Sureskiarti Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
    (ID)

Abstract

ABSTRAK

 

Latar Belakang: Terdeteksinya wabah Covid-19 pertama kali yaitu pada Desember 2019 di kota Wuhan, Virus ini telah menginfeksi lebih dari 2.000 manusia yang di ditularkan oleh hewan kepada manusia. Salah satu profesi yang berjibaku dalam menangani wabah ini yaitu perawat. Dengan demikian, akhirnya membuat perawat rentan akan terpapar infeksi Covid-19.  Dengan kondisi tersebut, pada akhirnya berdampak pada kualitas kerja perawat sehingga muncul kelelahan dan kejenuhan yang tinggi. Kelelahan yang sering kali muncul yaitu secara emosional atau lebih dikenal dengan istilah burnout. Salah satu penyebab terjadinya burnout adalah iklim organisasi. Iklim organisasi yang tinggi dapat menghasilkan lingkungan kerja yang positif sehingga perawat merasa nyaman saat bekerja. Metodologi: Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, yaitu rangkaian proses penelitian yang berkaitan dengan metode pengumpulan data perpustakaan atau penelitian (jurnal ilmiah) melalui pencarian informasi pustaka pada variabel penelitian. Populasi pada penelitian ini menggunakan data berupa artikel penelitian kurun tahun 2018-2022 sebanyak 15 jurnal yang terdiri dari 10 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional. Hasil: Hasil dari analisis 15 jurnal yang telah dilakukan, yang di mana terdapat 7 jurnal yang membahas 2 variabel penelitian yaitu 5 jurnal mengatakan terdapat hubungan negatif dari iklim organisasi dengan burnout syndrome pada perawat di masa pandemi Covid-19. Kesimpulan: Dari 15 artikel, 9 diantarannya diperoleh iklim organisasi yang baik pada perawat, dan tidak adanya perbedaan yang signifikan terkait dengan iklim organisasi sebelum dan sesudah adanya pandemi Covid-19, lalu didapatkan 8 artikel yang melaporkan kejadian burnout, yang di mana 4 artikel dengan kategori burnout tinggi dan 4 artikel dengan kategori sedang, serta keadaan pandemi tersebut akibat terjadi peningkatan burnout syndrome pada perawat. Penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan negatif antara iklim organisasi dengan burnout syndrome perawat di masa pandemi Covid-19, yang di mana ketika iklim organisasinya baik ataupun dalam keadaan positif, maka burnout akan dalam kondisi rendah, dan sebaliknya yaitu ketika iklim organisasi buruk, maka burnout pun akan meningkat. Sehingga perlunya bagi pemimpin organisasi untuk meningkatkan komunikasi yang terbuka, memberikan motivasi, dan memberikan ruang untuk para perawat menyampaikan setiap keluhan, agar kondisi iklim organisasi tetap stabil dan positif.

 

Kata kunci: Burnout Syndrome, Iklim Organisasi, Pandemi Covid-19

 

ABSTRACT

 

Background: The first detection of the Covid-19 outbreak was in December 2019 in the city of Wuhan. This virus has infected more than 2,000 humans which were transmitted by animals to humans. One of the professions that is struggling to deal with this epidemic is a nurse. Thus, ultimately making nurses vulnerable to exposure to Covid-19 infection. Under these conditions, in the end it has an impact on the quality of work of nurses resulting in high fatigue and boredom. Fatigue that often appears is emotional or better known as burnout. One of the causes of burnout is the organizational climate. A high organizational climate can produce a positive work environment so that nurses feel comfortable while working. Methodology: The research method used is literature review, which is a series of research processes related to library or research data collection methods (scientific journals) by searching literature information on research variables. The population in this study used data in the form of research articles for the 2018-2022 period of 15 journals consisting of 10 international journals and 5 national journals. Results: The results of the analysis of 15 journals that have been carried out, in which there are 7 journals that discuss 2 research variables, namely 5 journals say that there is a negative relationship between organizational climate and burnout syndrome in nurses during the Covid-19 pandemic. Conclusion: Of the 15 articles, 9 of them obtained a good organizational climate for nurses, and there were no significant differences related to organizational climate before and after the Covid-19 pandemic, then 8 articles were obtained that reported burnout incidents, of which 4 articles with the high burnout category and 4 articles in the moderate category, as well as the pandemic situation due to an increase in burnout syndrome in nurses. This study found that there was a negative relationship between organizational climate and nurse burnout syndrome during the Covid-19 pandemic, when the organizational climate was good or positive, burnout would be in low condition, and vice versa, when the organizational climate was bad, burnout would be will also increase. So it is necessary for organizational leaders to increase open communication, provide motivation, and provide space for nurses to convey any complaints, so that the organizational climate conditions remain stable and positive.

 

Keywords : Burnout Syndrome, Organizational Climate, Pandemic COVID-19

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2023-09-24
How to Cite
Artha Yuda, R., Marsan Dirdjo, M., & Sureskiarti, E. (2023). Hubungan Iklim Organisasi Dengan Burnout Syndrome Pada Perawat Di Masa Pandemi Covid-19 : Literature Review. Alauddin Scientific Journal of Nursing, 4(2), 78-102. https://doi.org/10.24252/asjn.v5i1.40023
Section
Artikel
Abstract viewed = 132 times