Analisis Kelayakan dan Prioritas Pengembangan Desa Wisata Desa Kutuh dengan ODTWA dan AHP

Authors

  • Irsyadi Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah KotaFakultas Sains dan TeknologiUIN Alauddin Makassar https://orcid.org/0000-0003-3627-1761
  • Muhammad Anshar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Yuliana Sari Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Fitriani Fitriani Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.24252/ekoregion.v1i1.67013

Keywords:

AHP, Development Priority, Feasibility Analysis, ODTWA, Tourism Village

Abstract

This study aims to analyze the feasibility level and determine the development priorities of Kutuh Tourism Village in South Kuta District. The main issue addressed is the imbalance of development among tourist attractions despite the area's high natural resource potential. The study applies a mixed-methods approach, combining quantitative analysis using the Natural Tourism Attraction Object (ODTWA) and Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The results indicate that Kutuh Village has a feasibility index of 83%, categorized as feasible for development. Partially, accessibility and accommodation achieved maximum scores (100%), while attractiveness (75%) and supporting infrastructure (70%) require improvement. The AHP results reveal that attractiveness is the top priority with a weight of 48.7%, followed by accessibility (22.3%), infrastructure (16.2%), and accommodation (12.7%). These findings emphasize that tourism village development should prioritize strengthening the uniqueness and quality of attractions as the core value, followed by improving supporting infrastructure.

References

Aktamati, W., & Fatharani, A. (2024). Pengaruh Daya Tarik Wisata dan Persepsi WisatawanTerhadap Keputusan Berkunjung Di Gunung Telomoyo. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(April), 1087–1096. https://doi.org/: https://doi.org/10.5281/zenodo.11351808

Ananda, F. A., & Koswara, A. Y. (2018). Daya Tarik Wisata ( DTW ) di Kawasan Wisata Bulak Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 7(2), 95–99.

Ariani, C., Rokimah, J., & Asmara, K. (2024). Pengaruh Kunjungan Dan Rata-Rata Lama Tinggal Wisatawan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Provinsi Bali Tahun 2015-2022. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(19), 215–225. https://jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP%0APengaruh

Azkadinitra, N. P., & Koswara, Y. (2019). Arahan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata di Bojonegoro. Jurnal Teknik ITS, 8(2).

Damayanti, D. F., & Winanda, N. R. (2025). Abdimas Pariwisata. Jurnal Abdimas Pariwisata, 6(1), 94–98.

F, C. F., S, D. C., Aurora, I., Jagad, L. S., Citra, N., Kurnia, & Qasamah, S. I. (2024). Analisis Peran CBT terhadap Lingkungan di Desa Wisata Karangrejo. Jurnal Nasional Pariwisata, 14(September), 80–93. https://journal.institutemandalika.com/index.php/mjbm s%0A24

Handayani, S., Hasyim, H., & Siradjuddin, I. (2022). Identifikasi potensi objek daya tarik wisata di desa bissoloro sebagai desa wisata berbasis alam. Jurnal Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 17(1), 76–87.

Juniarta, P. P., Wardana, M. A., Wira, K., & Saputra, A. (2022). Persepsi Wisatawan Milenial Terhadap Akomodasi Glamping di Kawasan Kintamani. 27(2), 145–152.

Kapantouw, C. B., Moniaga, I. L., & Rate, J. Van. (2022). ANALISIS POTENSI WISATA DI LANGOWAN (Studi Kasus: Kecamatan Langowan Barat & Kecamatan Langowan Utara) ANALYSIS. Jurnal Spasial, 9(1), 90–105.

Kiswantoro, A., & Susanto, D. R. (2019). Pengaruh Sarana Dan Prasarana Pendukung Wisata Terhadap Kepuasan. Jurnal Khasanah Ilmu, 10(2), 106–112.

Komariah, N., Saepudin, E., & Yusup, P. M. (2018). Jurnal pariwisata pesona. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 03(2), 158–174. https://doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340

Marie, A. L. (2024). Pengaruh Daya Tarik dan Aksesibilitas terhadap Keputusan Berkunjung ke Telaga Biru Cisoka , Kabupaten Tangerang , Provinsi Banten. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 29(3), 299–311. https://doi.org/https://doi.org/10.30647/jip.v29i3.1835

Mustapa, I. (2025). Implementasi Program Pengembangan Kawasan Desa Wisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Bone Bolango.

Potoppoy. (2019). Pengaruh Sarana dan Prasarana Terhadap Kepuasan Wisatawan di Kawasan Wisata Gunung Bromo (pp. 1–109).

Rizal, D. A., Rohma, Y. A., & Bahri, M. S. (2022). Potensi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya dan Sumber Daya Alam ( Nagari Saniangbaka , Solok , Sumatra Barat). ICODEV: Indonesian Community Development Journal, 3(2), 75–84.

Rumalatu, G. A. (2018). Determinan Minat Kunjungan Wisata Berdasarkan Aksesibilitas, Fasilitas Pendukung Pariwisata dan Norma Subyektif. Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik Dan Bisnis, 1(2).

Sana, I. N. L. (2025). Strategi Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan untuk Mengurangi Dampak Lingkungan di Destinasi Wisata Alam Indonesia. Mandalika Journal of Business and Management Studies, 3(1), 24–36. https://journal.institutemandalika.com/index.php/mjbm s%0A24

Setyaningsih, U. (2025). Pengaruh Pariwisata Terhadap Perekonomian Lokal di Kawasan Wisata Pantai. Journal Tourism and Hospitality Research, 1(1), 16–22. https://doi.org/https://doi.org/10.70716/thr.v1i1.55 Pengaruh

Siradjuddin, I., Anshar, M., & Fitriani. (2025). Evaluasi Infrastruktur Desa Sebagai Dasar Perumusan Strategi Pengembangan di Lembang Rinding Batu. Jurnal Rekayasa Infrastruktur, 11(2), 85–95.

Sugi, P., Dewi, K., & Sukanti, N. K. (2019). Potensi Pariwisata di Desa Kutuh Kuta Selatan Badung. Jurnal SINIESA, 299–306.

Valerie, S., Rachman, A. F., & Adriani, H. (2025). Pengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Gen Z Pada Kawasan Wisata Lapangan Merdeka Jakarta. Jurnal Pariwisata, Bisnis Dan Digital, 1(1), 90–100.

Yuniarso, R., Mustam, M., & Rihandoyo. (2018). Strategi Pengelolaan Potensi Pariwisata dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kota Semarang. Jurnal Administrasi Publik.

Downloads

Published

2026-05-25

How to Cite

Irsyadi, Anshar, M., Sari, Y., & Fitriani, F. (2026). Analisis Kelayakan dan Prioritas Pengembangan Desa Wisata Desa Kutuh dengan ODTWA dan AHP. Jurnal Ekoregion: Sinergi Perencanaan, Harmoni Ekologi, Akselerasi Ekonomi, 1(1), 54–66. https://doi.org/10.24252/ekoregion.v1i1.67013

Issue

Section

Article