Pengelolaan Bank Sampah di Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa Tahun 2019
DOI:
https://doi.org/10.24252/higiene.v5i3.13914Abstract
Selama ini permasalahan sampah tidak tertangani secara optimal dikarenakan ketidaktepatan pengelolaan sampah dari sumbernya. Melalui sistem bank sampah setidaknya dapat menimbulkan budaya memilah sampah dari sumbernya karena tindakan memilah sampah organik dan anorganik saat ini belum menjadi budaya di Indonesia. Hal tersebut menyebabkan pengelolaan sampah di TPA menjadi tidak optimal karena sampah yang datang dalam jumlah besar dan masih tercampur. Kehadiran sistem bank sampah ini dapat menggiring masyarakat untuk memilah sampah serta mengedukasi masyarakat dapat juga bernilai ekonomis terutama sampah yang bisa didaur ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan bank sampah di Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan analisis chi square. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pengelolaan bank sampah, variabel independen yaitu pengetahuan pengelolaan sampah, teknis manajemen bank sampah, manfaat ekonomi, dan peran stake holder. Responden dalam penelitian ini berjumlah 153 responden yang merupakan nasabah Bank Sampah Green secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan pengelolaan sampah dengan pengelolaan bank sampah dengan nilai p=0,095. Ada hubungan antara teknis manajemen bank sampah dengan pengelolaan bank sampah dengan nilai p=0,002. Ada hubungan antara manfaat ekonomi dengan pengelolaan bank sampah dengan nilai p=0,010. Ada hubungan antara peran Stake Holder dengan pengelolaan bank sampah dengan nilai p=0,010. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah sebaiknya lebih menggalakkan lagi program bank sampah dengan menjadikan manfaat ekonomi sebagai minat masyarakat, juga melalui sosialisasi untuk meningkatkan jumlah nasabah.
Kata kunci: bank sampah, pengelolaan sampah
References
Aldilla, M. A., Abdi, C., & Firmansyah, M. (2015). Kajian Faktor Penentu Keberhasilan Pelaksanaan Bank Sampah dengan Metode AHP ( Analitycal Hierarchy Process) & SWOT ( Sterngth, Weakness, Opportunity, Threat ) di Kota Banjarbaru. Teknik Lingkungan, 1(1),22–32.
Furnanda, R. (2012). Partisipasi Ibu Rumah Tangga dalam Mewujudkan Program Medan Green n Clean (MdGC) Melalui Pengelolaan Bank Sampah di Lingkungan II Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan. Universitas Sumatera Utara.
Herujito, & M, Y. (2006). Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: PT Grasindo.
Kecamatan Pattallassang. (2019). Target Penanganan dan Pengurangan Sampah Kecamatan Pattallassang Kab.Gowa.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2018). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. Jakarta Timur.
Mahfud, M. A. Z., & Dkk. (2014). Peran dan Koordinasi Stakeholder dalam Pengembangan Kawasan Minapolitan di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Administrasi Publik, 3(12), 2070–2076.
Mujiburrahmad, & Firmansyah. (2014). Hubungan Faktor Individu dan Lingkungan Sosial dengan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Kasus Kampung Sengked, RT 03/RW 03 Desa Babakan Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor). Agrisep, 15(1), 47–66.
Notoatmodjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rieneka Cipta. Notoatmodjo, S. (2003). Ilmu Kesehatan Masyarakat : Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Peraturan Undang-undang RI No. 18. (2018). Pengelolaan Sampah.
Rozak, A. (2014). Peran Bank Sampah Warga Peduli Lingkungan ( WPL ) dalam Pemberdayaan
Perekonomian Nasabah. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Sari, N., & Mulasari, S. A. (2017). Pengetahuan, Sikap, dan Pendidikan dengan Perilaku Pengelolaan Sampah di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Medika Respati, 12(April), 74–84.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with HIGIENE: Environmental Health Journal retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication.
By publishing in HIGIENE, authors grant the journal a non-exclusive right to publish, reproduce, distribute, archive, preserve, and disseminate the published article as part of the permanent scholarly record.
Unless otherwise stated, articles published in HIGIENE are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to:
-
share — copy and redistribute the material in any medium or format; and
-
adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose,
provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated.
If the material is remixed, transformed, or adapted, the resulting work must be distributed under the same or a compatible license.
Proper attribution should include, where available, the author(s), article title, journal title, year of publication, volume and issue, DOI, and applicable Creative Commons license.
Authors may deposit and disseminate the published version of their article through institutional repositories, personal or academic websites, scholarly networks, and other appropriate platforms, provided that the original publication in HIGIENE: Environmental Health Journal is properly acknowledged and the DOI or official article link is included where available.
Authors are responsible for obtaining permission to reproduce copyrighted material that is not owned by them. Third-party material included in an article may be subject to separate copyright or licensing conditions as indicated in the relevant credit line.
Copyright © The Author(s). Published by HIGIENE: Environmental Health Journal under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
