Pengendalian Sampah Berbasis Partisipatif di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar
DOI:
https://doi.org/10.24252/higiene.v5i3.13918Abstract
Persampahan di Indonesia merupakan permasalahan umum sebagai bagian dinamika kehidupan manusia. Peningkatan jumlah penduduk sebanding dengan peningkatan jumlah konsumsi yang mempengaruhi besarnya peningkatan volume sampah. Fakultas kedokteran dan Ilmu Kesehatan yaitu peneliti mendapatkan adanya mahaiswa, dosen ataupun staff yang sudah maupun yang belum berpartisipasi dalam membuang sampah pada tempatnya dengan benar, walaupun telah disediakan tempat sampah dengan pengelompokkan jenisnya pada tiap sudut gedung fakultas. Penelitiaan ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Community Based Research (CBR) untuk mengetahui bagaimana partisipasi civitas akademika Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar dalam Pengendalian Sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan berminat untuk mengadakan pengendalian sampah di lingkungan fakultas disertai aturan yang dapat mengikat dan mengatur perilaku individu. Sejauh ini juga tidak ada data yang mencatat tentang penyakit akibat sampah karena dianggap belum menjadi hal yang penting, walaupun mereka sadar pengendalian sampah bisa menjadikan fakultas lebih nyaman sebagai tempat perkuliahan. Dari pengetahuan informan yaitu mengetahui arti dan tujuan diadakannya pengendalian sampah, serta hal- hal yang harus dibutuhkan dalam pengendalian sampah seperti dukungan sosial dalam bentuk apresiasi dan penghargaan diiringi dengan penyiapan fasilitas yang memadai. Dilihat dari segi hambatan yang dialami selama ini, informan mengganggap selain dari kesadaan para individu juga dari pihak birokrasi yang kurang menjadikan masalah ini sebagai masalah yang penting. Rekomendasi kepada pimpinan FKIK UIN Alauddin Makassar agar membuat regulasi dalam bentuk kebijakan tertulis tentang pengendalian sampah yang mengikat civitas akademika baik dosen, pegawai maupun mahasiswa untuk melakukan pengendalian sampah di wilayah fakultas.
Kata Kunci : Pengendalian, Sampah, Lingkungan
References
Bappeda Provinsi Sulawesi Selatan. (2013-2018) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sulawesi Selatan: Bappeda
Fadhilah, A. dkk. (2011). Kajian Pengelolaan Sampah Kampus Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Modul, 11(2): 62-71.
Karen Glanz, Barbara K. Rimer, and K. Viswanath, editors. (2008). Health behavior and health education: theory, research, and practice.
Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.21/PRT/M/2006, a) Tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengolahan Persampahan, Jakarta.
Riandes R P. (2016) Partisipasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Riau Dalam Membuang Sampah Pada Tempatnya Di Lingkungan Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Jurnal Online Mahasiswa 3: 1-14
Risnawati. (2017). Pengelolaan Sampah di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Skripsi. Makassar: UIN Alauddin.
Sudarwanto, S. (2010). Peran Strategis Perempuan Dalam Pengelolaan Limbah Padat Bernilai Ekonomi. Jurnal Ekosains, 2(1): 65-74
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabeta
Sukerti N L G. (2017) Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Di Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar, Ecotrophic. I. 11(2): 149-155
Suprapto. (2005). Dampak Masalah Sampah Terhadap Kesehatan Masyarakat. Jurnal Mutiara Kesehatan Indonesia, 1(2): 1-4
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with HIGIENE: Environmental Health Journal retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication.
By publishing in HIGIENE, authors grant the journal a non-exclusive right to publish, reproduce, distribute, archive, preserve, and disseminate the published article as part of the permanent scholarly record.
Unless otherwise stated, articles published in HIGIENE are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to:
-
share — copy and redistribute the material in any medium or format; and
-
adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose,
provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated.
If the material is remixed, transformed, or adapted, the resulting work must be distributed under the same or a compatible license.
Proper attribution should include, where available, the author(s), article title, journal title, year of publication, volume and issue, DOI, and applicable Creative Commons license.
Authors may deposit and disseminate the published version of their article through institutional repositories, personal or academic websites, scholarly networks, and other appropriate platforms, provided that the original publication in HIGIENE: Environmental Health Journal is properly acknowledged and the DOI or official article link is included where available.
Authors are responsible for obtaining permission to reproduce copyrighted material that is not owned by them. Third-party material included in an article may be subject to separate copyright or licensing conditions as indicated in the relevant credit line.
Copyright © The Author(s). Published by HIGIENE: Environmental Health Journal under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
