Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Sebagai Insektisida Hayati Terhadap Nyamuk Aedes aegypti
DOI:
https://doi.org/10.24252/higiene.v3i1.2761Abstract
Insektisida hayati yang berasal dari tumbuh-tumbuhan terbukti berpotensi untuk mengendalikan vektor, baik untuk pemberantasan larva maupun nyamuk dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) sebagai insektisida hayati terhadap nyamuk Aedes aegypti dan untuk mengetahui estimasi nilai Lethal Concentration (LC50) dari ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah nyamuk betina Aedes aegypti umur 2-5 hari sebanyak 300 ekor yang dibagi ke dalam empat barrel uji yang masing-masing berisi 25 ekor nyamuk dengan perlakuan (0%, 15%, 30% dan 60%) serta ulangan sebanyak 3 kali dengan waktu pajanan selama 20 menit. Perhitungan total kematian nyamuk dilakukan pada jam ke-24 setelah perlakuan. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa persentase rata-rata kematian nyamuk pada konsentrasi 15% yaitu sebesar 25%, konsentrasi 30% yaitu sebesar 45%, dan konsentrasi 60% yaitu sebesar 62%. Hasil uji anova diperoleh bahwa p-value = 0,004 (p = <0,05) sehingga dapat dinyatakan ada perbedaan yang signifikan pada jumlah nyamuk yang mati antar kelompok konsentrasi yang dibandingkan. Dan hasil uji probit diperoleh bahwa estimasi nilai Lethal Concentration (LC50) pada ektrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yaitu pada konsentrasi 40,087%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) efektif sebagai insektisida hayati terhadap nyamuk Aedes aegypti. Diharapkan pada penelitian selanjutnya untuk menemukan formulasi insektisida dari ekstrak kulit buah jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang lebih aplikatif sehingga penggunaannya lebih mudah dan praktis di masyarakat.
Kata Kunci : Kulit Buah Jeruk Nipis, Insektisida Hayati, Nyamuk Aedes aegypti
References
Eseabara C.A. (2014). Determination of Saponin Content of Various Parts of Six Citus Spesies. International Research Journal of Pure & Applied Chemistry. 4:141
Haditomo I. (2010). Efek larvasida ekstrak daun cengkeh (syzygium aromaticum l.) terhadap aedes aegypti L. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Ikhsan N. (2014). Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Kematian Larva Aedes sp. Skripsi. Makassar: Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar
Kandita R.T. (2015). Uji Efektivitas Ekstrak Buah Leuca (Solanum nigrum. L) sebagai Insektisida terhadap Nyamuk Aedes aegypti dan Anopheles aconitus. Jurnal. Surakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Kartika., dkk. (2014). Pemanfaatan Limonen dari Kulit Jeruk Nipis dalam Pembuatan Lilin Aromatik Penolak Serangga. Jurnal FPTK UPI
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Profil Kesehatan Indonesia 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan
Kementerian Kehatan RI. (2015). Profil Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Kesehatan
Lumowa. (2013). Pengaruh Mat Serbuk Bunga Sukun (Artocarpus altilis) sebagai Isi Ulang Anti Nyamuk Elektrik terhadap Kematian Nyamuk Aedes aegypti. Samarinda: Universitas Mulawarman. Artikel FKIP UNS.
Naria E. (2015). Insektisida Nabati untuk Rumah Tangga. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Sampan F., dkk. (2015). Uji Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Duku (Lansium domesticum corr) sebagai Anti Nyamuk Elektrik terhadap Daya Bunuh Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan, 3(1).
Setiawan S. (2015). Efektivitas Ekstrak Daun Jambu Biji Merah (Psidium guajava Linn) sebagai Insektisida Aedes Aegypti dalam Sediaan Anti Nyamuk Elektrik. Skripsi. Lampung: Fakultas Kedokteran Universitas
Sucipto C. (2011). Vektor Penyakit Tropis. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Utomo M., dkk. (2010). Pengaruh Jumlah Air yang Di Tambahkan pada Kemasan Serbuk Bunga Sukun (Artocarpus communis) sebagai Pengganti Isi Ulang (Refill) Obat Nyamuk Elektrik Terhadap Lama Waktu Efektif Daya Bunuh Nyamuk Anopheles aconitus lapangan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 6(1)
Wibawa R. (2012). Potensi Ekstrak Biji Mahkota Dewa (phaleria Macrocarpa) sebagai Insektisida terhadap Nyamuk Aedes aegypti dengan Metode Semprot. Skripsi. Jember : Fakultas Kedokteran.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with HIGIENE: Environmental Health Journal retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication.
By publishing in HIGIENE, authors grant the journal a non-exclusive right to publish, reproduce, distribute, archive, preserve, and disseminate the published article as part of the permanent scholarly record.
Unless otherwise stated, articles published in HIGIENE are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to:
-
share — copy and redistribute the material in any medium or format; and
-
adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose,
provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated.
If the material is remixed, transformed, or adapted, the resulting work must be distributed under the same or a compatible license.
Proper attribution should include, where available, the author(s), article title, journal title, year of publication, volume and issue, DOI, and applicable Creative Commons license.
Authors may deposit and disseminate the published version of their article through institutional repositories, personal or academic websites, scholarly networks, and other appropriate platforms, provided that the original publication in HIGIENE: Environmental Health Journal is properly acknowledged and the DOI or official article link is included where available.
Authors are responsible for obtaining permission to reproduce copyrighted material that is not owned by them. Third-party material included in an article may be subject to separate copyright or licensing conditions as indicated in the relevant credit line.
Copyright © The Author(s). Published by HIGIENE: Environmental Health Journal under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
