Hubungan Perilaku 3M Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.24252/higiene.v3i3.4338Abstract
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan perilaku mengurus, menutup, dan mengubur (3M) dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu. Jenis penelitin ini adalah Survei Analitik dengan menggunakan desain penelitian Case Control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah 52 Kepala Keluarga (KK) yang memiliki anggota kepala keluarga yang menderita DBD. Populasi kontrol dalam penelitian ini adalah Kepala Kelurga (KK) yang anggota keluarganya tidak menderita DBD yang ada di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu yaitu sebanyak 2.902 KK. Sampel kasus dalam penelitian ini sebanyak 52 KK yang menderita DBD dan 52 KK yang tidak menderita DBD. Cara pengambilan sampel pada kelompok kasus menggunakan cara total sampling dan pada kelompok kontrol adalah simple random sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara secara langsung, dengan cara menyebarkan koesiuner kepada Kepala Keluarga (KK). Data sekunder diperoleh dari Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu yaitu data DBD yang diperoleh dari laporan tahunan dari Puskesmas Lingkar Barat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan digunakan uji Statistik Chi-Square (χ²). Hasil dari analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku 3M dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu dengan nilai OR = (8,222).
Kata Kunci : Perilaku 3M, Kejadian Demam Berdarah Dengue
References
Dinkes Provinsi Bengkulu. 2016. Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu 2016. Bengkulu: Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. 2016. Profil Kesehatan Kota Bengkulu Tahun 2015. Bengkulu: Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
Husna RN, Wahyuningsih NE, Dharminto. 2016. Hubungan Perilaku 3 M Plus dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Semarang (Studi di Kota Semarang Wilayah Atas). Jurnal Kesehatan Masyarakat.Vol. 4 No.5:170-7.
Hastuti O. 2008. Demam Berdarah Dengue. Yogyakarta: Kanisius
Kemenkes R.I. Profil Kesehatan Indonesia.2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2016.
Kresno S. 2005.Aspek Sosial Budaya yang Berhubungan dengan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Kunoll FJ. 2013. Pengantar Epidemiologi Penyakit Menular untuk Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Trans Info Media
Notoatmodjo S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Puskesmas Lingkar Barat Bengkulu. 2016. Laporan Tahunan Puskesmas Linggkar Barat Tahun 2015. Bengkulu: Puskesmas Lingkar Barat Bengkulu
Warisidi. 2009. Bahaya Dan Pencegahan DBD. Bekasi: Mitra Utama
WHO. 2015. Dengue and Severe Dengue Geneve: World Helath Organization
Widoyono. 2011. Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan dan Pemberantasannya. Jakarta: Erlangga
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright Notice
Authors who publish with HIGIENE: Environmental Health Journal retain the copyright to their work and grant the journal the right of first publication.
By publishing in HIGIENE, authors grant the journal a non-exclusive right to publish, reproduce, distribute, archive, preserve, and disseminate the published article as part of the permanent scholarly record.
Unless otherwise stated, articles published in HIGIENE are licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, users are permitted to:
-
share — copy and redistribute the material in any medium or format; and
-
adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose,
provided that appropriate credit is given to the original author(s) and source, a link to the license is provided, and any changes made are indicated.
If the material is remixed, transformed, or adapted, the resulting work must be distributed under the same or a compatible license.
Proper attribution should include, where available, the author(s), article title, journal title, year of publication, volume and issue, DOI, and applicable Creative Commons license.
Authors may deposit and disseminate the published version of their article through institutional repositories, personal or academic websites, scholarly networks, and other appropriate platforms, provided that the original publication in HIGIENE: Environmental Health Journal is properly acknowledged and the DOI or official article link is included where available.
Authors are responsible for obtaining permission to reproduce copyrighted material that is not owned by them. Third-party material included in an article may be subject to separate copyright or licensing conditions as indicated in the relevant credit line.
Copyright © The Author(s). Published by HIGIENE: Environmental Health Journal under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
